Maspolin.id

Wali Kota Depok Bersama Kapolres Kunjungi Korban Tsunami Banten

MASPOLIN.ID.-CINERE, DEPOK- Sebanyak 43 korban tsunami yang melanda Provinsi Banten pada Sabtu malam (22/12/2018), dilarikan ke Rumah Sakit Puri Cinere, Depok. Korban tersebut merupakan karyawan PLN Gandul, Depok yang sedang melaksanakan kegiatan gathering di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.

“Dari 43 korban tersebut, yang ditangani dan masih dirawat ada 18 pasien. Lima orang diantaranya diambil tindakan untuk melakukan operasi. Sedangkan 25 orang lainnya diperbolehkan pulang karena berbagai macam pertimbangan dan alasan,” jelas Kepala Bagian Humas Rumah Sakit Puri Cinere, Widia Karmadyanti, di Rumah Sakit Puri Cinere, Senin (24/12/2018).

Widia mengatakan, pihaknya tidak hanya fokus dalam pengobatan yang intensif saja. Sebab, Rumah Sakit Puri Cinere juga menyiapkan Tim Trauma Terpadu bagi korban tsunami.

“Di dalam Tim Trauma Terpadu, kami menyiapkan pisikolog untuk mendampingi para korban tsunami. Dengan tim tersebut diharapkan dapat membantu para korban menghilangkan bekas trauma yang di rasakannya,” jelasnya.

Sedangkan Wali Kota Depok, Mohammad Idris turun langsung menyambangi para korban di Rumah Sakit Puri Cinere, Senin (24/12/2018) yang didampingi Kapolresta Depok, Kombes Pol, Didik Sugiarto, Mohammad Idris menyampaikan turut berbela sungkawa kepada para korban tsunami khususnya warga Kota Depok.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok ikut serta memberikan bantuan kemanusiaan untuk mengevakuasi korban tsunami di Banten.

“Saya instruksikan kepada PMI dan juga Pemadam Kebakaran Kota Depok untuk mengirimkan satu kendaraan operasional, satu ambulans dan 12 personel untuk berperan aktif membantu evakuasi korban tsunami. Bantuan itu berangkat hari ini (24/12/2018) untuk membantu melakukan proses evakuasi di lokasi bencana,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, sebelumnya pihaknya juga sudah mengirimkan satu ambulans, serta empat personel PMI Kota Depok ke lokasi terjadinya tsunami di Banten. Pemkot Depok mengharapkan, dengan bantuan kemanusiaan itu dapat mempermudah pencarian para korban yang masih hilang. (AR/Maspolin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *