Maspolin.id

SURAT AKHIR TAHUN DARI PENDIRI MASPOLIN

Depok, 31 Desember 2018.

Salam sejahtera bagi kita semua.
Tinggal beberapa jam lagi kita akan meninggalkan tahun 2018 menuju tahun yg baru 2019.

Sebagai pribadi, saya banyak memperoleh kenangan di tahun 2018. Sudah sewajarnya jika kenangan tersebut terdiri dari kenangan yg buruk maupun yang baik. Tetapi sebagai pribadi yang selalu optimis, saya lebih suka berbicara hal yang baik daripada yang buruk.
Hal yang baik selalu menjanjikan harapan dan kecerahan. Selalu menyenangkan dan menyimpan harapan-harapan untuk kemajuan bagi diri sendiri maupun bagi orang lain, untuk menjadi yang lebih baik lagi.
Selalu….

Salah satu hal yang terbaik yang saya alami adalah berdirinya kembali Maspolin. Dimana saya bisa memiliki sahabat-sahabat terbaik selain juga bisa mengenal dan bekerja sama dengan teman-teman Polri dan sahabat Maspolin yang luar biasa.
Dimulai dari bergabungnya saya di Halo Dunia ditahun 2016 yang akhirnya mengantarkan saya mendirikan Maspolin yaitu Masyarakat dan Polisi Indonesia.
Sejak berdirinya di tanggal 22 September 2016, Maspolin telah mengalami kemajuan pesat dan juga mati suri panjang.

Mungkin dalam sejarah media online didunia, inilah kali pertama ada media online yang manajemennya di kelola oleh para sukarelawan, tidak memiliki kantor, dan anggota redaksinya tersebar diberbagai kota di Indonesia. Banyak yang bilang dan memprediksi bahwa Maspolin bisa menjadi besar banget bila berhasil menghimpun berita2 langsung tangan pertama dari para Kapolres atau Kabid Humas diberbagai Polda yang bermitra dengan Maspolin. Buat saya, hal tersebut bisa terjadi bilamana SDM Maspolin siap. Selain SDM ada lagi yang perlu dilakukan oleh Maspolin, yaitu kemitraan. SDM yang baik tetap membutuhkan kemitraan yang kuat. Untuk itu saya ingin selalu membangun pengertian dan kepercayaan dengan teman-teman Polri. Saya meyakini bahwa tingkat tertinggi daripada suatu kemitraan atau partnership adalah Kepercayaan lalu sesudahnya adalah Pengertian.

Dalam perjalanan Maspolin yang baru seumur jagung, Maspolin juga sudah mengalami berbagai cobaan layaknya sebuah organisasi media besar. Keberadaan Maspolin selalu di curigai karena non profit. Apakah bisa bertahan tanpa ada gaji atau honor bagi pengelolanya? Berbagai pihak, bahkan kawan2 media banyak mencurigai kemunculan Maspolin. Meragukan berbagai hal dan segi dari Maspolin atau bahkan menjadi ngeri melihat sepak terjang Maspolin akhir2 ini, yang baru seumur jagung, tetapi mampu dengan gencar membanjiri medsos dengan berita2nya.

Satu hal yg lebih membuat gonjang ganjing lagi, adalah larangan yang saya keluarkan sejak awal berdiri ditahun 2016, untuk anggota Maspolin agar tidak minta-minta uang kepada para Kapolres atau mitra Maspolin dengan alasan apapun. Semua kegiatan yang diselenggarakan oleh Maspolin dilakukan secara free tanpa imbalan apapun.
Saya tidak main-main dengan aturan larangan ini, dan sudah banyak teman2 Maspolin yg terkena kartu kuning maupun kartu merah. Saya tidak percaya bahwa trust bisa kita bangun bilamana orientasi di kepala kita mengedepankan money oriented.
Seharusnya uang kita peroleh sebagai dampak daripada kepercayaan yang tumbuh dan bukan sebaliknya.
Pertanyaan besarnya adalah, bagaimana kita mau membangun citra polisi yang baik bilamana kita sendiri sudah terkesan mempunyai citra yang buruk?
Untuk itulah saya ingin kita sebagai Maspolin’ers mempunyai integritas untuk menjadi lembaga pembela Polri dengan citra yang baik, diusahakan tanpa cacat.

Menyongsong tahun 2019 saya ingin minta maaf, baik kepada para sahabat Maspolin dan sahabat2 mitra Polri bilamana ada kesalahan dan ketersinggungan yang saya buat. Dan yakinlah bahwa itu bukan kesengajaan.
Sejak lama saya sudah meyakini bahwa membuat keputusan pasti tidak bisa menyenangkan dan memuaskan semua pihak. Karena menjadi pemimpin juga bukan menjadi alat pemuas bagi semua orang.

Di tahun 2019 saya ingin Maspolin di-sah-kan dan diakui secara hukum sebagai komunitas yang membantu kinerja Polri khususnya dalam bidang berita dan counter opini. Untuk itu sejak awal Desember 2018 saya sudah mendaftarkan Maspolin pada Menkumham dan pengesahan Maspolin sebagai Perkumpulan sedang diurus oleh:

Notaris dan PPAT:
Erry Yuliani, SH
Hp 0812-9696-5192

Dalam hal pengurusan pengesahan Maspolin sebagai perkumpulan yang sah diperlukan akte pendirian dimana terdapat 16 nama pendiri Maspolin yang bersama-sama dengan saya berjuang dan setia mendampingi saya membawa nama Maspolin hingga saat ini. Beberapa merupakan pendatang baru yang saya yakini akan menunjang dan loyal terhadap Maspolin. Siapakah mereka? Berikut nama-nama para pendiri:

1. Kombes Pol Drs Dwi Setiyadi
2. Akbp Soenardi, SIK
3. Akbp Edy Sumardi P, SIK
4. Kompol Bayu Suseno, SIK
5. Ji’an Wagiyanto
6. Ario Baskoro
7. Mukti Ali
8. Arinta P Lenggono
9. DP Handayani
10. S Stanley Sumampouw
11. Mpop Purnamasari
12. Denny Manayang
13. Firdaus AEN Bahwie
14. Medi Gusmarizal
15. Arif Rahman
16. Rochmulyati A Yun

Selanjutnya Perkumpulan Maspolin ini akan membawahi berbagai anak usaha media yang masing-masing usaha akan berbentuk Perseroan Terbatas atau PT

Saya juga tidak melupakan jasa teman-teman lain yg mengsupport berdirinya Maspolin, yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Teman-teman Polri, jurnalis dan masyarakat umum.

Mari kita songsong tahun 2019 dengan harapan-harapan serta usaha yang keras dalam semangat yang tinggi untuk mewujudkan Maspolin dan Polri yang hebat.

SELAMAT TAHUN BARU 2019

Salam Maspolin dan Tribrata,

S Stanley Sumampouw,
Pendiri Maspolin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *