Maspolin.id

Salah faham,berujung keributan berdarah dan prmbacokan

Tuban,Maspolin.id– Muji (55), salah satu warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Kota Tuban harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Koesma Tuban karena mengalami luka bacok di bagian kepala dan dada. Korban dibacok menggunakan sebilah sabit oleh Parsilan (48), di sebuah warung kopi yang berada di tepi jalan Dusun Lidan, desa setempat, Selasa sore, (1/1/2019).

Pembacokan itu diduga salah paham antara korban dengan pelaku, usai terjadi keributan di dalam warung tersebut. Saat ini pelaku telah ditahan di Polsek Kota Tuban guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku telah dibawa anggota,” ungkap Mokhamad Abdul Rochim, Kepala Desa (Kades) Kembangbilo. Berdasarkan informasi di lapangan, pembacokan itu bermula saat pelaku yang merupakan warga Desa Sumurgung, Kecamatan Kota Tuban sedang menikmati kopi bersama Sumari di lokasi kejadian.

Ketika berada di kedai warung kopi, pelaku merasa tersinggung lantaran diejek oleh Sumari yang merupakan warga Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merupakan. Tak terima dilecehkan, pelaku langsung mengambil gelas yang berada di atas meja dan memukulkan tepat ke arah kepala Sumari.

Sontak kejadian itu membuat kondisi warung mencekam. “Parsilan memukul kepala Sumari dengan menggunakan gelas, karena salah paham,”terang Kades.

Setelah dipukul, pelaku sepakat membawa Sumari ke rumah sakit untuk berobat. Pada saat bersama itu, pelaku pulang untuk mengambil sebilah sabit dan kembali ke warung kopi.

“Parsilan (pelaku, red) kembali ke warung dengan membawa sabit, dan disitu ada Muji,” jelas Kades Kembangbilo. Setelah itu, Muji menegur kedatangan Parsilan yang tega memukul temannya sendiri dengan menggunakan gelas.

Merasa tak terima, Parsilan naik pitam dan mengeluarkan sabitnya hingga terjadi perkelahian dengan Muji. Muji pun harus terkapar bersimbah darah dengan luka bacok di bagian kepala dan dada akibat terkena sabetan senjata tajam milik pelaku.

Setelah itu, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi luka bacok.

“Usai membacok, Parsilan pergi meninggalkan warung. Ia pergi ke rumah, dan korban dibawa ke rumah sakit,”terang Kades. Selanjutnya, anggota memburu keberadaan pelaku, dan tanpa perlawanan pelaku diamankan ketika berada di rumahnya, di Desa Sumurgung, Tuban.

“Pelaku telah diamankan, dan perkara itu ditangani Polsek Kota Tuban,”jelas Iptu Dean Tomy R, Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Tuban.

Lilik s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *