Maspolin.id

Selama 2 Pekan, Satresnarkoba Polres Sergai Ringkus 16 Tersangka

Serdang Bedagai, Maspolin id – Selama 2 pekan Satresnarkoba Polres Sergai berhasil meringkus 8 pengedar dan 8 pengguna sabu disejumlah daerah, adapun kedelapan 8 tersangka pengedar sabu itu adalah Dani Umbara (34) alias Umbara, Budi Saputra (32) als Budi Mamang, Mas Rizal (40) alias Bembeng, Panji (18 ), Budi Hartono (35), Darwin (36) alias Boncel, Suprimanto (27) alias Margen, Mustakim (24) alias Takim.

Selain pengedar sabu, Satresnarkoba Polres Sergai juga berhasil meringkus pengguna sabu diantaranya Masarudin (50), Erwin Eka Putra (39), Irfan Efendi (21), Ali (29), Widodo (40), M Saifani (20), Suhartono (36), dan DT (16). 

Dikatakan Kapolres, ke 16 tersangka ini diringkus selama 2 pekan terhitung 9 -18 Januar 2019 disejumlah daerah, dari 16 tersangka itu ditemukan barang bukti 15,26 gram sabu dan ganja 2,7 gram,” kata Kapolres Sergai AKBP Juliarman EP Pasaribu didampingi Kasatresnarkoba AKP Martualesi Sitepu saat menggelar Konfrensi Perss di Mapolres Sergai, Jumat (18/1).

Kapolres AKBP Juliarman menerangkan, dari ke 16 tersangka itu polisi menemukan barang bukti pistol jenis FN Air Softgun, 1 pisau sangkur, 1 alat kontak strom dari tersangka Mustakim alias Takim warga dusun C Desa Tanah Merah Kecamatan Perbaungan, tersangka ini kita tembak kakinya, karena sast dilakukan pengembangan oleh petugas, tersangka mencoba untuk melarikan diri. 

” Saat dilakukan pengembangan oleh petugas tersangka Mustakim meminta ijin kepada petugas untuk membuang air kecil, kesempatan itu dimanfaatkan oleh tersangka untuk melarikan diri, jadi kita beri tembakan peringatan keatas, namun tidak diindahkan oleh tersangka, lalu kita ambil tindakan terukur dan terarah dengan menembak kaki tersangka,” terang Kapolres AKBP Juliarman.

Ditambahkan Kapolres AKBP Juliarman, untuk kedelapan 8 tersangka pengedar sabu dikenakan dengan pasal melanggar pasal 114 (1) Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun, denda paling sedikit Rp.1 Milyar dan paling banyak Rp.10 Milyar, kata Kapolres Juliarman.

” Sedangkan 8 tersangka pengguna sabu sambung AKBP Juliarman, dikenakanĀ pasal 112 (1) Sub 127 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp.8 Milyar, bilang AKBP Juliarman.

(Surya/Novian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *