Maspolin.id

DBD Meningkat, Koramil Sumobito Adakan Fogging

Jombang,Maspolin.id – Jumlah korban serangan penyakit deman berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai meningkat, Bahkan, sejak Desember 2018 hingga Januari 2019 Dinas Kesehatan setempat sudah mencatat 25 kasus positif DBD dengan jumlah korban meninggal sebanyak dua orang.

Personil Komando Distrik Militer (Kodim) 0814 Jombang terutama Koramil 0814/11 Sumobito melakukan aksi fogging (pengasapan,red) di 3 Dusun antara lain di Dusun Sarirejo, Dusun Gebangsari dan Dusun Trawasan Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang selasa,rabu dan kamis, 15-17 januari 2018. Aksi ini dilakukan sebagai antisipasi semakin mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“ Kami mengajak masyarakat dan semua unsur tiga pilar, bersama-sama menanggulangi mewabahnya kasus demam berdarah dengue (DBD), salah satunya di Desa Trawasan,” ujar Babinsa, Peltu Ach.Alkoiri, disela-sela kegiatan fogging.

Ach.Alkoir menambahkan, pihaknya juga sudah berkordinasi dan melaksanakan giat foging dan telah menginstruksikan kepada seluruh warga desa, untuk berperan aktif dalam pemberantasan nyamuk. Selain itu, dia menghimbau perangkat desa yang termasuk dalam wilayah binaanya untuk menjemput warga yang ditengarai terjangkit DBD.

“ Untuk reaksi cepat atas penanggangan DBD, kami akan melakukan aksi penjemputan kepada pasien yang ditengarai terjangkit DBD. Tujuannya agar warga yang sakit segera mendapat pertolongan medis, biar tidak ada korban jiwa lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Trawasan, Moh. Rifai sebagai kordinator dalam kegiatan FOGING dari tiga dusun tersebut mengakui sementara belum ada korban meninggal dunia di desa Trawasan tetapi sudah ada 4 korban terjangkit DBD di 3 Dusun desa Trawasan

Dia juga menghimbau agar warga selalu memperhatikan kebersihan lingkungan. “Warga dan Jumantik (juru pemantau jentik) untuk selalu waspada dan aktif memantau pertumbuhan jentik nyamuk di lingkungan,” pungkas Moh. Rifai.

(Penrem/Jajang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *