Maspolin.id

Sempat Kejar-Kejaran Dan Baku Tembak, Akhirnya Penjahat Berhasil Dibekuk Satsamapta Polres Tuban

TUBAN,Maspolin.id – Anggota Satsamapta Polres Tuban terlibat baku tembak dengan pengendara mobil Avanza hitam, Sabtu (19/01).

Kejadian itu bermula saat anggota Satsamapta Polres Tuban melaksanakan tugas Pengawalan uang dari salah satu Bank yang ada di Tuban. Dengan membawa senjata Api, 2 personil Satsamapta bersama petugas Bank berangkat dari Kantor Cabang menuju lokasi yang dituju. Namun, ditengah jalan ada sebuah mobil Avanza hitam yang melakukan penghadangan dan berusaha menyerang petugas.

Salah satu penumpang mobil Avanza hitam tersebut mengeluarkan senjata api dan menembakkan ke arah mobil yang ditumpangi petugas. Mengetahui hal itu, petugas langsung bertindak secara cepat dengan berusaha mengamankan obyek yang dikawalnya. Baku tembak tak terhindarkan antara petugas dan terduga pelaku criminal tersebut.

Merasa mendapatkan perlawanan dari petugas akhirnya terduga pelaku kriminal tersebut melarikan diri. Kemudian petugas melaporkan kejadian tersebut kepada Siaga 35 dan Kasat Samapta Polres Tuban. Selanjutnya Kasat Samapta memerintahkan Tim Cobra dan Unit Patko untuk melakukan penghadangan terhadap mobil Avanza hitam tersebut.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara Tim Cobra dengan terduga pelaku criminal tersebut. Dilakukan penghadangan dengan memasang road blocker yang mengakibatkan ban mobil terduga pelaku kempes.

Mobil tersebut kemudian berhenti, petugas mendekat namun salah satu pelaku berusaha menyerang anggota. Dengan kemampuan Beladiri Polri anggota dapat melumpuhkan dan terduga pelaku tersebut berhasil diamankan.

Namun, jangan mengira peristiwa itu sungguhan terjadi. Karena kejadian itu, hanya sebatas kegiatan Simulasi/ pelatihan yang dilakukan anggota Satsamapta Polres Tuban di Lapangan belakang Mapolres Tuban, untuk mengantisipasi adanya serangan yang dilakukan oleh pelaku kejahatan.

Kasat Samapta Polres Tuban AKP Siswanto,SH yang memimpin giat tersebut membeberkan bahwa kegiatan tersebut guna melatih dan memberikan gambaran kepada anggota agar dalam kegiatan pengawalan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan.

“Dari kegiatan ini, diharapkan anggota nantinya mengerti dan paham tindakan apa yang harus diambil secara cepat dan tepat ketika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan” Ucap Kasat Samapta.

“Karena tidak ada sesuatu yang instan, semua harus melalui sebuah proses yaitu dengan sering-sering dilakukan pelatihan untuk mengukur kesiapan anggota,” tambahnya.

Gondrong/Hum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *