Maspolin.id

Warga Padangan Digegerkan Sesosok Mayat Tersangkut Di Jembatan

Bojonegoro,Maspolin.id – Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan gegerkan Warga Desa Padangan Kecamatan Padangan, Kabupeten Bojonegoro, Jawa Timur, yang berada di bawah jembatan,aliran sungai Bengawan Solo, (19/01/19).

Menurut keterangan saksi Rusmin warga RT: 15 RW : 05 mengatakan bahwa sekitar pukul 02: 00 pada saat dirinya melewati jembatan tersebut mengetahui sesosok mayat yang tersangkut di bawah Jembatan.

Saksi juga mengatakan bahwa saat itu juga dirinya langsung menghubungi melalui sambungan telepon ke Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten Blora untuk melaporkan kejadian tersebut.

” Saya menghubungi BPBD Kabupaten Blora karena lokasinya lebih dekat daripada BPBD Kabupaten Bojonegoro.” Ujarnya.

Selanjutnya selang beberapa menit petugas dari BPBD Pos Cepu tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban.

Akhirnya mayat korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR BPBD Blora, tepatnya di bawah jembatan Padangan, yang melintasi Bengawan solo untuk penghubung wilayah Kecamatan Padangan menuju ke wilayah Kecamatan Kasiman, Kabupeten Bojonegoro.

Setelah di evakuasi selanjutnya mayat korban langsung dibawa ke RSUD Padangan, untuk dilakukan visum.

Sementara itu Kapolsek Padangan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Singgih Sujianto,SH, kepada para awak media membenarkan jika ada temuan jasad korban tenggelam di Bengawan solo, mayat perempuan tersebut bernama Suto Saminem (88), warga Dukuh Kedungjangan, Desa Cemeng, Kecamatan Sambongmacan, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (17/01/2019) lalu.

Adapun ciri-ciri mayat korban, panjang mayat 155 sentimeter, berat 45 kilogram, kulit sawo matang, rambut lurus putih beruban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis dari RSUD Padangan, tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Sehingga korban dinyatakan meninggal murni karena tenggelam dan tak ada sebab lain.” Ujar Kapolsek.

Selanjutnya pihak-pihak terkait membuat surat berita acara, jenazah korban lalu diserahkan kepada ahli waris untuk dibawa pulang ke rumah duka yang berada di Sragen itu, untuk segera dikebumikan.

(red/Gondrong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *