Maspolin.id

Siswi SMP Di Cabuli Oleh Oknum Driver Ojek Online, Di Jombang

JOMBANG,Maspolin.id – Tidak kuat menahan nafsu birahinya, Yulianto (40) driver ojek online asal Kelurahan Jombatan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, nekad mencabuli penumpangnya sendiri, yaitu SAA (14) pelajar asal Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Atas perbuatannya itu, Yulianto pun ditangkap anggota kepolisian dan jebloskan ke sel tahanan Mapolres Jombang.

“Pelaku Yulianto sudah kita amankan, dan masih menjalani pemeriksaan intensif di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” terang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (22/1/2019)

Menurut AKP Azi Pratas, kejadian berawal saat pelaku menjemput korban di wilayah Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Jumat (18/1/2019) lalu, sekitar pukul 18.30 WIB. Dengan tujuan korban, untuk diantar pulang kerumahnya, usai kerja kelompok dirumah temannya.

Karena tidak ada yang menjemput, korban yang masih duduk di bangku SMP ini, lantas memesan jasa ojek online dengan menggunakan aplikasi di ponselnya. Tidak berselang lama, pelaku datang mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam nopol AG 5073 KKB, dengan mengenakan atribut ojek online tempatnya bekerja.

“Sebelumnya korban sudah pesan jasa ojek online lewat aplikasi HP nya, tidak lama pelaku datang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan mengenakan jaket hitam kombinasi hijau,” kata Pratas.

Saat di tengah perjalanan, muncul niat bejat pelaku, untuk memperdayai korban guna menyalurkan nafsunya. Yulianto membujuk korban, dengan cara mengajak korban jalan-jalan ke wilayah Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Namun ajakan pelaku ini ditolak korban.

Tidak mau menyerah begitu saja, karena dalam otak Yulianto sudah dipenuhi dengan nafsu bejatnya, lantaran tidak kuasa menahan birahi saat melihat bagian dada korban, Yulianto kembali merayu korban. Kali ini Yulianto, menawari korban untuk nongkrong di kafe sesuai permintaan korban.

Tanpa berpikir secara matang, korban akhirnya menyetujui ajakan pelaku. Kesempatan itu pun dimanfaatkan pelaku, untuk laporan ke perusahaan agar terlihat sudah mengantarkan penumpang sampai tujuan. Pelaku pun melajukan kendaraannya hingga dekat dengan rumah korban.

“Namun tidak sampai rumah korban, pelaku pun berhenti dan mengkonfirmasi aplikasinya bahwa pelanggan telah sampai ke tujuan. Selanjutnya aplikasinya dimatikan pelaku,” jelasnya

Lanjut pratas, pelaku pun membonceng korban ke rumah kakaknya di JL. DR Soetomo, Kelurahan Jombatan, dengan alasan akan mandi dulu. Tidak curiga dengan niat pelaku, korban santai saat diajak pelaku masuk rumah. Kebetulan saat didalam rumah korban perlu untuk mengecas HP nya, lantas pelaku menggiring korban masuk kedalam kamar.

“Saat di dalam kamar, pelaku menidurkan korban di atas kasur kemudian meremas-remas paksa payudara korban dan memcium bibir korban. Namun korban berontak dan mengancam akan berteriak meminta tolong, pelaku pun ketakutan dan menghentikan perbuatannya,” imbuh Pratas.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi mengamankan tersangka Yulianto dan sejumlah barang bukti berupa 1 buah HP macaroni warna gold,1 buah jaket ojek online warna hitam kombinasi hijau, 1 unit kendaraan roda dua jenis Honda Vario warna hitam No Pol : AG 5073 KBB,1 buah jaket Levi’s warna biru pudar, dan 1 buah leging warna hitam, untuk kepentingan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya Yulianto terancam dijerat Undang -Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 5 miliar rupiah.

Jajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *