Maspolin.id

Buser Polsek Limo Bekuk ‘Sang Kapten’ Pembacok Tiga Pelajar

MASPOLIN.ID.-LIMO, DEPOK- Sang Kapten pelaku tawuran yang membacok tiga pelajar di Jalan Bukit Barisan, Limo Depok dibekuk anggota Buser Polsek Limo, Selasa (22/01/2019).

Pelaku R (14), kapten kelompok tawuran berhasil  ditangkap anggota buser dipimpin Kanit Reskrim Polsek Limo Iptu Wasgiyono di kediamannya daerah Kp. Kekupu Pancoran Mas, Kamis (24/01/2019) malam.

Kapolsek Limo Kompol Mohammad Iskandar menuturkan, selama pencarian R kerap sembunyi dan berdasarkan informasi ada dikediamannya anggota langsung menyusun siasat untuk melakukan penangkapan.

“Pelaku R ini berperan sebagai penggerak kelompok (kapten) untuk menyerang kelompok korban. Sebelumnya dari kelompok korban mengundang untuk tawuran dengan diviralkan melalui media sosial,” ujar Kapolsek Limo Kompol Mohammad Iskandar di ruang kerjanya, Jumat (25/01/2019)

Dikatakan Iskandar, selain R, petugas juga berhasil meringkus dua pelaku lainnya B (14), warga Mampang Pancoran Mas, dan S (14) di Rawa Denok Pancoran Mas, berperan sebagai eksekutor yang membacok para korban.

“Dari tangan ketiga pelaku, anggota berhasil menyita tujuh senjata tajam jenis celurit dan potongan besi buat dibikin pedang untuk digunakan buat tawuran,” jelasya.

Beberapa senjata tajam jenis celurit yang dipergunalam oleh R dibeli seharga Rp350 ribu melalui COD (Cash Ol Delivery).

“Pelaku R ini merupakan alumni lantaran dikenal biang tawuran sama pihak sekolah SMP swasta di Cinere, dan  dikeluarkan dari sekolah,” tuturnya. “Jadi dari sebanyak 15 pelajar yang sudah diamankan petugas, delapan terbukti ikut tawuran tersebut.

Dari delapan orang ini tiga diantaranya berkas perkara lanjut ke persidangan yaitu R, B  dan S, sedangkan lima lainnya RAA (16), MB (16), RAP (15), MAM (17), dan AYP (16), diketahui hanya ikut-ikutan saja dan  tidak ditahan.

Ketiga pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP yo Pasal 351 KUHP dengan pidana diatas lima tahun.”

Sebelumnya,  tiga pelajar MTS di Cinere yaitu Andi Saputra (16), Nadi Wijaya (15) dan Zulfikar (14),  mengalami luka bacok  di sekujur tubuh. Pemicu tawuran lantaran dari kelompok korban memviralkan video adegan potong kue ulang tahun dengan menggunakan celurit sambil menantang. (AG/AR/Maspolin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *