Maspolin.id

Unggahan Video Pungli Anggota Kepolisian Di Jombang, Tidak Benar

Jombang, Maspolin.id — Beredar postingan video berdurasi 1 menit 7 detik di media sosial (Medsos) yang di unggah oleh akun Munip Robi Munip Robi dalam grup Facebook Info Lantas Mojokerto, Kamis (24/1/2019) pagi, sekitar pukul 08.05 WIB. Bahkan postingan itu sempat viral di medsos, sebelum dihapus.

Dalam postinganya, di beri keterangan anggota Polisi di Jombang melakukan pungli kepada salah satu sopir truk, bahkan disebutkan nama anggota polisi serta kendaraan yang di gunakan oleh polisi tersebut. Namun, dalam video yang di unggahnya itu, tidak terlihat ada adegan pungli petugas meminta uang kepada sopir.

Belakangan diketahui, pemilik akun tersebut bernama Abdul Munip (31) kernet truk asal Batan Krajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, setelah dirinya bersama sopir truk datang ke Satlantas Polres Jombang untuk klarifikasi dan meminta maaf atas unggahannya tersebut.

Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana saat berada di kantornya, memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi dengan penggunggah. Hasilnya, selain mengakui perbuatannya, pemilik akun Munip Robi Munip Robi ini bersama sang sopir meminta maaf kepada polisi karena telah mengunggah postingan serta menulis keterangan yang tidak sesuai dengan faktanya.

“Memang benar, anggota kita menghentikan kendaraan truk tersebut, namun untuk menegur sopir karena saat anggotanya sedang giat pengaturan arus lalu lintas pagi di Jalan Raya Dennanyar, Jombang, guna memprioritaskan para penyebrang jalan, sopir truk tidak mau berhenti,” terang Inggal.

Lanjut Inggal, saat sopir truk dikonfirmasi membenarkan kejadian itu bahwa petugas tidak melakukan pungli, dirinya hanya diberikan teguran karena ketika di berhentikan dirinya tidak berhenti saat petugas mengatur penyebrang jalan. Bahkan, sopir truk pun tidak mengetahui kalau dirinya saat di tegur petugas direkam video oleh kernetnya yang berada di dalam mobil, hingga sampai di posting di Facebook.

“Sopir truk mengaku, dirinya tidak mengetahui kalau direkam kernetnya saat di tegur petugas hingga di posting oleh kernetnya di FB, karena kernetnya saat itu berada di dalam mobil tidak ikut turun,” imbuhnya.

Bahkan, setelah sopir truk yang mengangkut paving itu mengetahui kernetnya mengunggah video tersebut ke media sosial, dirinya sempat memarahi kernetnya, karena mengunggah postingan yang belum tentu kebenarannya tanpa bertanya dulu pada dirinya. Dengan alasan itu, sopir mengajak kernetnya ke kantor Satlantas Polres Jombang untuk klarifikasi dan meminta maaf atas kejadian itu.

Masih menurut inggal, karena dalam unggahan video tidak terlihat ada unsur pungli, dari adegan dan suara yang menjurus unsur pungli, kami pun meminta kepada admin grup untuk take down video tersebut agar tidak viral.

“Sopir dan kernet truk sudah datang ke kantor kita untuk klasifikasi dan meminta maaf atas postingan tersebut. Kernet pun sudah membuat surat pernyataan bahwa unggahannya tidak sesuai dengan kebenaranya,” pungkas AKP Inggal Widya Perdana.

Jajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *