Maspolin.id

Satreskrim Polres Jombang Berhasil Bekuk 1 Penadah Dan 4 Pencuri Diesel

Jombang,Maspolin.id — Empat orang pelaku spesialis pencurian diesel berhasil di ringkus anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, bersama Riyaman seorang penadah asal Kecamatan Peterongan, Jombang. Petugas pun terpaksa menembak kaki dua orang tersangka, tindakan tegas dilakukan karena kedua tersangka berusaha melawan saat akan ditangkap.

Dari ke empat orang tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda, tersangka Budiono (54) asal Dusun Tawangsari, Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang, sebagai eksekutor. Rois (30) asal Dusun Tulungrejo, Desa Segodorejo, Kecamatan Sumibito, Kabupaten Jombang, bagian mengawasi sekaligus sopir.

Sedangkan dua tersangka lain yang masih dibawah umur yakni, DS (17) berperan sebagai eksekutor dan RHA (16) berperan sebagi pengangkat mesin. Keduanya berasal dari Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu menerangkan, pelaku sudah melancarkan aksinya sekitar enam bulan dari puluhan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kabupaten Jombang. Para tersangka yang meresahkan para petani ini, berhasil ditangkap oleh petugas dirumahnya masing-masing, setelah mendapatkan laporan dari para korbannya.

“Alhamdulillah kasus pencurian diesel yang meresahkan masyarakat di wilayah Jombang, di beberapa TKP dari sembilan laporan yang masuk ke Polres Jombang berhasil kita ungkap,” terang AKP Azi Pratas Guspitu, Jumat (25/1/2019).

Modus operandi para pelaku, dengan cara berkeliling terlebih dahulu untuk mencari diesel sasaranya yang akan di curi dan berada diarea persawahan serta pelataran rumah yang tidak diawasi pemiliknya. Pelaku melancarkan aksinya pada malam hari hingga subuh.

Lanjut Pratas, setelah mendapatkan sasarannya, pelaku Rois turun dari kendaraannya untuk melihat situasi sekitar. Setelah dirasa sudah aman, lantas pelaku Budiono, DS dan RHA turun dari mobil untuk mengambil diesel yang akan di curi dengan cara melepas bautnya sebelum diangkat keatas mobil.

“Setelah berada di atas mobil, kemudian mereka kabur dengan membawa barang hasil curianya untuk dijual ke seorang penadah,” jelas Pratas.

Barang hasil curiannya, dijual pelaku Rois dengan harga antara RP.1 juta hingga RP. 4 juta per unit tergantung kondisi barangnya, kepada Riyaman seorang penadah warga asal Kecamatan Peterongan.

Selain menangkap pelaku, petugas pun berhasil menyita 35 unit diesel yang sudah di preteli dari 38 unit yang sudah dijual ke penadah serta 3 buah kompresor. Selain itu, berhasil diamankan juga sejumlah kunci pas berbagai ukuran dan kunci kurung yang di gunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

“Kita juga berhasil mengamankan satu unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam nopol S 1925 ZN, sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol S 4639 OY, serta sepeda motor Honda Grand tanpa plat nomor, yang digunakan untuk membawa barang hasil curiannya,” imbuhnya.

Pratas pun menambahkan, para pelaku terancam dengan pasal tentang pencurian 9 tahun penjara. “Sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5e KUHP jo pasal 65 KUHP,” pungkasnya AKP Azi Pratas Guspitu.

JAJANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *