Maspolin.id

Bendera Merah Putih Ditanah Pemulung

Oleh: Bripka Bon Ali

BAYANG BAYANG PEJUANG

Merah Putih yang Mereka kibarkan dibarak atap terpal adalah simbol menyatunya hati Mereka.

Mereka tak pernah mengatakan demi bangsa ataupun demi Negara.
Mereka hanya terus mengais untuk mendapatkan nilai dari gundukan sampah yang menggunung
Memungut sehelai plastik, mengambil selembar seng, mengangkat sepotong besi kecil yang berserak.

Tanpa disadari perbuatan mereka telah menyelamatkan Bumi Negri ini.
Tanpa kata kata demi bangsa mereka telah menyelamatka Bangsa dari Limbah kimia.
Sampai kadang mereka lupa akan jiwa dan raga mereka.

Bau busuk yang menyengat tak lagi mereka rasa.
Berteman dengan polusi adalah keseharian mereka.

Mereka tanpa seragam dan tanpa sebutan indah kecuali sebutan ” Pemulung”
Dan ketika ada sebutan Pemulung, maka seketika itu juga banyak orang yang merasa bersih mau muntah, jijik,
Padahal sesungguhnya sumber sampah yang menggunung itu juga berasal dari limbah mereka,

Kesan rendah bagi para pemulung sepertinya telah tertanam dibenak sebagian orang,
Miskin, dekil, penuh penyakit sepertinya melekat dalam raga pemulung.

Tapi ternyata Pemulung adalah orang mulia.
Tanpa berharap sanjungan mereka mengangkat barang kotor menjadi bernilai.
Mengubah sumber penyakit menjadi bermanfaat
Mengambil perusak bumi menjadi berguna.

Terimakasih Wahai Para Pemulung.
Dalam perjuanganmu dalam memenuhi kebutuhan hidup, kalian telah tanpa sadar menjadi pejuang sejati tanpa gaji.

Tanpa Pemulung rusaklah Negri ini,

Dalam keterbatasan hidup Dipundak kalianlah kami terus berharap pada perjuangan kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *