Maspolin.id

Kerap Di Curigai Memiliki WIL,Suami Di Jombang Nekat Kendat

JOMBANG,Maspolin.id – Entah apa yang ada di pikiran Suparman alias Subur (38) warga Dusun Cangkring, Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, di ruang belakang rumahnya, Senin (28/1/2019) sore, sekitar pukul 16.10 WIB.

Korban nekad gantung diri, saat kondisi rumah dalam keadaan kosong. Dimana pada saat kejadian, istri korban sedang berada dirumah tetangganya, sedangkan kedua anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) sedang bermain diluar rumah bersama teman-temannya.

Kapolsek Perak, AKP Untung Sugiarto menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh Dari (80) yang tidak lain orang tuanya sendiri. Saat ditemukan, posisi korban sudah tergantung dengan menggunakan tali yang terikat ke bambu ruang belakang rumahnya, sepanjang 2 meter dan terbuat dari plastik berwarna biru.

Spontan, ibu korban pun langsung berteriak dengan kencang, begitu mendapati anaknya sudah tergantung. Teriakan Dari pun, di dengar oleh Lilik Siti Rokhanah (38) tetangganya, lantas Lilik memberitahu warga lainnya dan langsung menuju ke sumber suara.

Begitu sampai, terlihat Siti Rokanah (34) istri korban yang datang lebih cepat, sedang berusaha menolong suaminya dari jeratan tali. Melihat Rokanah menurunkan tubuh suaminya, tetangga yang datang ikut membantu untuk menurunkannya. Setelah berhasil diturunkan, tubuh korban lantas dibawa ke ruang tamu.

“Namun, setelah berhasil diturunkan nyawa korban sudah tidak bisa terselamatkan lagi, sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” jelas AKP Untung.

Mengetahui adiknya sudah dalam keadaan meninggal, Sukiono (39) kakak korban langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian (Polsek) Perak. Mendapatkan laporan, polisi bersama petugas medis menuju ke rumah korban, begitu sampai langsung melakukan olah TKP dan memeriksa tubuh korban. Hasilnya, tidak ditemukan bekas penganiyaan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia murni akibat gantung diri. Sebab, hanya ditemukan bekas jeratan tali yang melingkar pada leher korban,” terang AKP Untung.

Lanjut Kapolsek, dari sejumlah keterangan yang didapat, korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri lantaran kesal dengan istrinya yang sering cemburu terhadap korban. Sebab, istrinya mencurigai korban mempunyai wanita idaman lain (WIL), hingga keduanya kerapkali terlibat cekcok.

Atas kejadian ini, keluarga korban menerima jika ini merupakan musibah, dan tidak mempermasalahkan dengan membuat surat pernyataan, dan pihak keluarga pun tidak menghendaki adanya Autopsi. Kemudian jenazah korban di serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga menerima ini sebagai musibah, dan tidak menghendaki Autopsi. Kemudian kita serahkan jenazah kepada keluarga untuk di makamkan,” pungkas AKP Untung Sugiarto.

JAJANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *