Maspolin.id

Merasa Bersalah Dengan Istri, Ini Yang Dilakukan Suami Dikedungadem…..

Bojonegoro,Maspolin.id – Pria paru baya ini nekad Mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kali ini, gantung diri dilakukan oleh seorang laki-lak yang bernama Toto (67) Dusun Tumpang, RT 01, RW 07, Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.Pada 30/01/2019.

Kejadian diketahui pertama kali oleh Tarmuji (40) tetangga korban dan Mursidno (52) tetangga korban dan juga Ketua RT 001, RW 007, yang keduanya sekaligus menjadi saksi dalam kejadian tersebut.

Ditemukannya korban, berawal saat warga sekitar korban merasa curiga karena sejak siang hngga sore hari korban tak nampak dan lampu rumah korban dalam kondisi tidak menyala sehingga gelap dan pintu rumah dalam kondisi terkunci.

Usai maghrib warga sekitar sepakat untuk mencari korban di dalam rumah dengan cara membuka pintu rumah secara paksa. Setelah pintu berhasil didobrak dan warga masuk ke rumah korban ternyata korban tak ada.

Selanjutnya, dilakukan pencarian di dalam rumahnya dan ternyata Toto Umur 67 Tahun diketahui dalam posisi gantung diri di dalam kamar mandi yang ada di rumahnya itu dengan menggunakan tali plastik -tampar warna biru. ternyata korban sudah tak bernafas lagi alias telah meninggal dunia.

Sebelumnya, istri korban Kasidah (64) juga telah melakukan bunuh diri dengan minum racun pembasmi rumput pada Minggu 27 /01/2019 lalu. Korban sempat dilarikan ke Balai Pengobatan (BP) Muhammadiyah Desa Drokilo, Kedungadem,Bojonegoro dikarenakan korban tak sadarkan diri sehingga di rujuk ke RSI Aisiyah Bojonegoro, guna memperoleh perawatan medis yang lebih baik.

Toto sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, sehingga diduga istrinya merasa putus asa sehingga nekat bunuh diri dengan minum obat racun pembasmi rumput.

Korban merasa bersalah dengan istrinya yang telah bunuh diri dengan minum obat racun pembasmi rumput. setelah korban melakukan terhadap isrtinya hingga membuat istrinya mencoba bunuh diri hanya saja nyawanya sempat tertolong.

“Kemungkinan gara-gara dia melakukan KDRT terhadap istrinya hingga membuat istrinya bunuh diri minum racun sehingga membuat korban depresi sehingga dia mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumah kamar mandi yang ada di rumahnya itu,” Ucap Kasun Tumpang Daud.

Secara terpisah Kapolsek Kedungadem AKP Agus Elfauzi,S, S.Sos, membenarkan adanya kejadian gantung diri yang terjadi di wilayahnya Dusun Tumpang Desa Kedungadem.

Menurut kapolsek, bahwa ada warga Desa Kedungadem nekat gantung diri diketahui Kejadian tersebut, dilaporkan ke Mapolsek Kedungadem sekira pukul 19:00 WIB.

Memperoleh laporan, anggota langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti, dalam kejadian tersebut. Dimana, telah ditemukan barang bukti tali plastik warna biru sebanyak 1 buah dengan panjang 1 meter.

Ciri ciri Korban, panjang mayat 148 cm, rambut hitam bergelombang, warna kulit sawo matang, menggunakan baju kaos panjang warna biru, menggunakan celana pendek warna hitam.

Menurut Kapolsek, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilkukan oleh Tim Medis dari Puskesmas Kedungadem menyebutkan, kondisi mayat korban dengan lidah menjulur, mengeluarkan kotoran dari dubur, mengeluarkan sperma dari kemaluan, diketemukan bekas tali dileher dan telinga mengeluarkan darah.

“Di tubuh korban tak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Sehingga korban dinyatakan meninggal dunia murni karena gantung diri yang dilakukanya, Kapolsek AKP Agus Elfauzi,S, S.Sos.

Pihak keluarga korban sudah mengihlaskanya dan tak mengijinkan dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

(Red/Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *