Maspolin.id

Hanya 4 Jam, Tagana Banyumas Lakukan 4 Kali OTT

Banyumas, Maspolin.id – OTT di Kabupaten Banyumas ini ternyata beda dengan OTT-nya KPK. Jika OTT KPK memberantas korupsi, di Banyumas memberantas sarang lebah atau tawon, dan hanya dimiliki oleh Tagana Banyumas, Jawa Tengah.

Tim Operasi Tangkap Tawon (OTT) Tagana Kabupaten Banyumas ini sudah cukup lama melakukan aksinya, dan berhasil.

Kali ini, tim tersebut kembali melakukan penanganan sarang lebah yang meresahkan masyarakat, Selasa (5/2/2019) malam di lokasi yang berbeda.

Ada 4 sarang lebah yang akan ditangani tim ini. Selain memberantas sarang lebah, kegiatan ini juga sebagai sarana berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada anggota Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas yang siap mengikuti penanganan sarang lebah.

Pukul 19.00 WIB, OTT pertama dilaksanakan di tanah pekarangan milik Siswadi, persisnya di belakang Pos Kamling RT 02 RW 03 Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Banyumas.

Berdasar laporan dari TKSK Kecamatan Kebasen, Imam yang ditemani oleh kepala dusun setempat, proses pengamanan sarang lebah berlangsung sangat cepat, yakni hanya 5 detik.

Sarang lebah jenis Baluh telah menyengat beberapa anak-anak, sehingga diamankan.

Sarang lebah berada di ketinggian 7 meter pada dahan pohon durian. Tim harus menyambung 2 tangga untuk mencapai sarang.

Anggota OTT, Rasim menaiki tangga dan langsung memasukkan sarang ke dalam kantong beras tanpa lebah dibuat pingsan terlebih dahulu. Pengamanan pertama berjalan dengan lancar dan aman.

Tim OTT kemudian bergeser ke rumah Sobikhin, warga RT 01 RW 04 Desa Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran, Banyumas, yang jauhnya 30 km dari lokasi pertama.

Sarang lebah jenis Engang terletak di atap rumah lantai 2 milik Sobikhin.

Penanganan sarang lebah ini disambut rintik hujan, sehingga tim harus berhati-hari berjalan di atas atap dengan ketinggian 20 meter.

Setelah anggota OTT, Natim memastikan lubang sarang, Rasim membantu menutup seluruh lubang keluar-masuk lebah dengan kapas yang telah disiram dengan bensin terlebih dahulu.

Tak menunggu lama, 10 menit kemudian sarang dapat diamankan.

Turut serta dalam penanganan, personel Posek Baturraden yang merupakan saudara dari Sobikhin.

Setelah penanganan di rumah Sobikhin, penanganan ketiga dilaksanakan di lahan milik PMI Kabupaten Banyumas di wilayah RT 06 RW 02 Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Banyumas.

Sarang lebah terletak di lahan yang sering dilalui oleh masyarakat yang akan beraktivitas di kebun tersebut.

Dengan ditemani kepala dusun dan ketua RT setempat, tim OTT menuju ke sasaran.

Sarang lebah jenis Engang terletak di tanah dan menempel di alang-alang (rumput), sehingga tim langsung menyiram sarang tersebut dengan bensin dan dibakar.

Dari penanganan di lokasi tersebut, ketua RT setempat tersengat pada bagian jempol tangan sebelah kiri.

Pengunduhan sarang lebah di tanah tidak dilakukan, tapi langsung dibakar.

Penanganan keempat dilaksanakan di bawah atap rumah milik Sudir, warga RT 03 RW 02 Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Banyumas.

Tim harus naik ke atap rumah, kemudian naik lagi menggunakan tangga karena posisinya berada pada bagian bawah atap.

Penanganan lebah jenis Engang di lokasi keempat berjalan dengan aman dan lancar.

Tim OTT Tagana Kabupaten Banyumas mengucapkan terimakasih diberi amanah oleh masyarakat yang membutuhkan penanganan sarang lebah, serta segenap pasugatan dan sambutan dari tuan rumah serta warga dan perangkat desa setempat.

Tak lupa, tim menyampaikan permohonan maaf apabila ada yang kurang berkenan.

OTT ini baru selesai sekitar pukul 23.00 WIB. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *