Maspolin.id

KESAN BERSAMA BABE

Oleh: DP Handayani

Rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata dan aksara.

Mengenal Figur Bapak S Stanley Sumampouw, seorang Pengusaha dengan pengalaman sebagai Profesional dalam memimpin berbagai perusahaan dan memiliki interaksi puluhan tahun dengan POLRI secara institusi maupun personal. Kepeduliannya terhadap kinerja Polri, mendorong Beliau untuk mendirikan sebuah Perkumpulan yang dikenal dengan nama MASPOLIN ( Masyarakat Polisi Indonesia ). Sejak awal mula MASPOLIN ada, saya DP Handayani ( DPH ), seorang ibu rumah tangga biasa, selalu ada bersama Beliau dalam wa grup Maspolin, untuk Counter Opini Polri.
Bukan hal yg mudah bagi DPH untuk tetap bertahan di Maspolin. Banyak airmata yang saya buang, banyak rasa sakit yang saya rasakan, rasa kecewa yang hanya bisa saya tahan.

Bapak S Stanley Sumampouw, adalah Founder Maspolin, seorang yang paling sering memberi teguran dan berkata keras pada saya, sehingga menimbulkan satu fikiran dalam benak saya bahwa Beliau adalah seorang yang menjengkelkan, menyebalkan, menakutkan, kasar dan pilih pilih orang, meskipun saya akui bahwa Beliau adalah seorang yg tegas dan berpendirian. Meninggalkan Maspolin, mungkin itu lebih baik buat saya. Tapi, tidak. Itu rupanya bertentangan dengan hati nurani saya karena suatu alasan moral. Dibalik dari semua pemikiran saya mengenai sosok Beliau (belum pernah bertatap muka) yang menakutkan, muncul dalam hati saya sebuah pertanyaaan dan keraguan mengenai sikapnya, pada setiap komunikasi kami secara pribadi.
Sampai pada satu harapan saya, jika suatu saat, Tuhan menghendaki DPH bertemu dengan Bapak S Stanley Sumampouw, DPH akan sungkem kepada Beliau. Inilah yang Tuhan kerjakan bagi saya.
Secara Legal, DP Handayani diakui sebagai salah satu Pendiri MASPOLIN.

1 Februari 2019 adalah saat bersejarah bagi saya, untuk menghadiri Rapat Penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Maspolin, bagi seluruh Pendiri Maspolin, bertempat di Point Square Apartement Jakarta, salah satu Apartement milik Bapak Stanley Sumampouw. Ini adalah satu kehormatan bagi saya secara pribadi, karena DPH dapat bertemu secara langsung dengan Beliau. Sosok yg selama ini saya takuti, ternyata adalah seorang yang ramah, supel, rendah hati, suka bercanda, seorang yang peduli dan tidak memandang muka. Tidak ada rasa takut sama sekali ketika saya bertemu secara langsung dengan Beliau. Saya merasa berada di rumah saya sendiri, selama berada di Apartementnya. Makan satu meja, ngobrol tanpa ada rasa canggung, dan pastinya banyak wejangan dan nasehat dan motivasi yang diberikan kepada saya, untuk memiliki mental seorang pemimpin yang rendah hati.

Melalui Beliau juga, DPH dapat bertemu secara langsung dengan Bapak Komandan Kebanggaan saya : Kombes Polisi Drs. Dwi Setiyadi, SH, M.Hum, Kabagren Lemdiklat Polri dan juga Kombes Edy Sumardi Priadinata, SIK, Kabid Humas Polda Banten , juga Ibu Arinta P. Lenggono, Ketua DPP KBPP Polri. Satu hal yang harus orang lain ketahui, bahwa, tidak semudah membalikkan telapak tangan atau sekedar ikut ikutan untuk DPH memanggilnya “Babe”. Semua melalui proses. Ada harga yang harus saya bayar,yaitu sebuah pengobanan.

Tidak semua hal bisa dijangkau dengan uang dan kepandaian. Kasih, Kebenaran dan Ketulusan, akan membawa kita pada satu Kepercayaan.
Jangan pernah lelah menabur kebaikan meskipun harus dengan mencucurkan air mata, karena nantinya kita akan menuai dengan bersorak sorai. Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktuNya. Pada akhirnya, DPH tidak tahu bagaimana caranya mengucapkan

Terimakasih kepada Babe S Stanley Sumampouw atas kebaikannya kepada saya, karena ini bukan tulisan berita, tetapi mengenai rasa.

Salam MASPOLIN,

DP Handayani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *