Maspolin.id

Diduga Selingkuh, Perangkat Desa Diklarifikasi Warga

Banyumas, Maspolin.id – Supri (42), Kaur Umum Desa Karangtalun Kidul, Kecamatan Purwojati, Banyumas, Jawa Tengah, diklarifikasi atas dugaan perselingkuhan yang melibatkan dirinya, Selasa (12/2/2019), sekitar pukul 09.00 WIB, di Mapolsek Purwojati.

Supri dituduh berselingkuh dengan seorang ibu rumah tangga bernama Maryati (30), warga RT 03 RW 05 Desa Karangtalun Kidul.

Menurut informasi, hari Senin malam Supri sedang piket di Balai Desa Karangtalun. Pukul 01.30 WIB dinihari, Supri pergi meninggalkan balai desa menuju rumah Maryati dengan alasan mau minta makan.

Jarak balai desa dengan rumah Maryati sekitar 5 menit menggunakan motor.

Supri dan Maryati sama-sama sudah berumah tangga. Saat itu, Maryati berada di rumah dengan anak perempuannya, sementara sang suami sedang bekerja di Jakarta.

Sebelum sampai tujuan, keberadaan Supri diketahui Gading (17), warga Desa Karangtalun Kidul RT 04 RW 03.

Gading malam itu sedang ronda di Pos Kamling, melihat Supri melewatinya dan menuju rumah Maryati.

Karena Supri sudah terlalu lama di rumah Maryati, Gading pun curiga, jangan-jangan Supri ada main dengan Maryati.

Gading mendekat ke rumah Maryati untuk mengecek. Tak lama kemudian dia melapor kepada Ketua RT.03 RW 05, Nursan.

Mendapat laporan, Nursan menghubungi Kadus II, Ritam. Lantas bersama warga mereka menuju rumah Maryati untuk memastikan kabar tersebut.

Warga pun menggedor pintu rumah Maryati berulang-ulang, namun Supri tidak keluar, dia keluar lewat pintu belakang, lalu ditangkap warga dan dilaporkan kepada Babinsa dan Polsek Purwojati.

Babinsa dan Polsek langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan Supri dari amuk massa. Dia pun diamankan di Polsek Purwojati.

Karena kasus ini melibatkan perangkat desa, esok paginya Camat Purwojati, Arief Ependi AP MSi langsung turun tangan untuk koordinasi dengan Polsek dan Koramil terkait langkah dan tindakan yang akan diambil selanjutnya.

Mengingat masalah ini boleh dibilang rumit dan bisa meluas ke masalah lain berkait dengan perangkat desa tersebut.

Saat diinterogasi, Supri mengaku dia ke rumah Maryati hanya sekadar minta makan dan tidak melakukan perbuatan mesum.

Namun, pihak pelapor yakni Ketua RT dan warga yang langsung ke rumah Maryati dan menggedor pintu, Supri diam saja seperti menunggu waktu untuk kabur dan dia kepergok warga saat keluar lewat pintu belakang.

Juga sebelumnya warga mendengar suara gemericik air dari dalam rumah Maryati, warga makin yakin mereka telah berbuat mesum.

Kasus tersebut kini ditangani pihak Unit PPA Satreskrim Polres Banyumas.

Untuk Supri, mengingat demi keselamatan dia, sang istri dipindah ke Polsek Purwojati sambil menunggu delik aduan dari pihak Maryati yaitu suaminya, yang sedang dalam perjalanan dari Jakarta guna proses selanjutnya. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *