Maspolin.id

Tim Sergap Sterad Tinjau Langsung Panen Raya

Cilacap, Maspolin.id – Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf Wahyo Yuniartoto SE MTr (Han) menerima kunjungan Tim Sterad dalam rangka pengawasan Sergap, dan meninjau panen raya di areal sawah milik Gapoktan Sumber Makmur Desa Maos Kidul, Kecamatan Maos, Cilacap, Rabu (13/2/2019).

Dandim bersama kepala staf dan para Danramil turut mendampingi tim yang terdiri dari dua perwira menengah TNI AD, yakni Kolonel Inf Enoch Sulaiman dan Kolonel Czi Budi Santoso.

Kedatangan mereka disambut Camat Maos, Ahmad Husin SSos, unsur Forkopincam beserta PPL Kecamatan Maos, dan Ketua Gapoktan Sumber Makmur, Sudarjo, serta anggota Gapoktan.

Lahan yang menjadi sasaran peninjauan Sergap adalah milik Tugimin, Poktan Manggala Tirta, Desa Maos Kidul seluas 10 hektar, dengan varietas padi Cintanur.

Tim Sergap Sterad dan Dandim Cilacap berkesempatan menaiki mesin pemanen padi (Komben) untuk melihat secara langsung proses panen yang dilakukan dengan cara modern.

Selaku ketua tim, Kolonel Inf Enoch Sulaiman menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan Sergap kepada Ketua Gapoktan Sumber Makmur selaku perwakilan petani, yakni demi menjaga stok gabah untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri.

“TNI bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Bulog untuk mensosialisasikan program ketahanan pangan yang dikemas melalui upsus (upaya khusus) dengan pendampingan TNI kepada petani,” terangnya.

Pendampingan ini dilakukan secara berkesinambungan guna meningkatkan produktivitas padi.

Jadi harapannya, imbuh Enoch, setelah tiba masa panen, para petani tidak menjual semua gabahnya, tapi menjual hasil panen kepada Bulog, yang nantinya gabah ini menjadi stok beras nasional yang akan digunakan untuk kepentingan sosial, seperti bencana alam.

Ketua Gapoktan Sumber Makmur, Sudarjo mengapresiasi TNI yang selama ini mempunyai peran penting di balik suksenya para petani.

“Kami sangat mengapresiasi Babinsa yang selalu mendampingi petani siang dan malam, tempat kami mengadu setiap ada kendala. Kami cukup merasakan pendampingan TNI, dan sangat membantu kami, bisa dilihat dari hasil panen kami yang meningkat. Dalam 1 hektar menghasilkan profitas sebanyak 6,5 ton,” papar Sudarjo. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *