Maspolin.id

Polres Jombang Berhasil Ungkap 28 Kasus Narkoba, Dalam Kurun Waktu 12 Hari.

JOMBANG(Maspolin.id) – Jajaran kepolisian dari Satuan Reskoba Polres Jombang, berhasil ungkap 28 kasus narkotika dan 15 kasus minuman keras (miras), dengan mengamankan 48 orang tersangka. Hal itu diungkap, dalam rangka Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019.

Kasus ini berhasil diungkap dalam kurun waktu 12 hari, mulai 26 Januari hingga 6 Februari 2019, serta mengamankan 48 tersangka dengan kasus yang berbeda. Dari jumlah tersangka tersebut, sebanyak 30 orang merupakan tersangka narkoba, sedangkan 18 orang merupakan tersangka minuman keras.

“Kita di beri target operasi sebanyak 7 kasus dari Polda Jatim dalam kurun waktu 12 hari. Namun, alhamdulillah kita bisa mengungkap 28 kasus narkoba dan 15 kasus miras,” terang AKP Moch Mukid, Kasat Resnarkoba Polres Jombang, saat pers rilis di GBB (Graha Bhakti Bhayangkara), Rabu (13/2/2019) sore.

Lanjut Mukid, dari hasil pengungkapan kasus narkoba dan miras, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan para tersangka, diantaranya pil doubel L sebanyak 25.994 butir, Sabu-sabu seberat 9,95 gram, dan 121 botol minuman keras atau sekitar 14,5 liter, uang tunai Rp 3.225.000, dan 32 unit Handphone berbagai merk, serta 1 timbangan digital.

Selain itu, polisi juga berhasil menangkap bandar pil doubel L, yaitu FS (21) warga Jombang Kota. Walau tersangka sangat lihai mengelabui petugas, akhirnya FS berhasil diringkus oleh polisi. Dari tangan tersangka FS, berhasil diamankan barang bukti sebanyak 23 ribu butir pil haram.

“Tersangka FS ini sangat mahir dan licin dalam menjalankan bisnisnya, dan sudah menjadi bandar selama 4 bulan. Sedangkan dari barang bukti tersebut, oleh tersangka dikemas dalam bungkus berisi 1.000 butir pil dobel L,” kata AKP Mukid.

Sementara tersangka beserta barangbukti sudah diamankan di Polres Jombang, guna penyidikan lebih lanjut. Sedangkan dari ungkap kasus pil doubel L, diketahui meningkat 25 %. Dan oleh sebab itu, Jombang masuk peringkat lima besar se-jawa timur.

“Tersangka akan dijerat dengan pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukumannya 12 tahun penjara,” jelasnya.

Dan keberhasilan ungkap kasus ini, merupakan hasil sinergitas anggota polri serta bimbingan dari bapak atasan. “Keberhasilan ini, berkat bimbingan dari Bapak Kapolres Jombang. Dalam kegiatan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019, yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah jawa timur,” pungkas AKP Moch Mukid.

Jajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *