Maspolin.id

28 Kasus dan Tangkap 38 Pengedar Diungkap Satresnarkoba Polres Depok

MASPOLIN.ID.-DEPOK- Hanya dalam waktu sebulan, Jajaran anggota Satresnarkoba Polresta Depok berhasil mengungkap  28 kasus narkoba dan menangkap 35 kurir serta pengedar.

Hal tersebut n Wakapolresta Depok AKBP Arya Pradana. Pengungkapan puluhan kasus narkoba ini, lanjutnya, dipimpin oleh  Kasat Narkoba Kompol Indra Tarigan.

“Dari 38 tersangka yang diamankan, barang bukti yang disita sabu  seberat 735,98 gram dan ganja 15,8 gram  dengan total materil mencapai Rp.1,5 milliar,”ujarnya dalam jumpa pers pengungkapan narkoba di depan loby Promoter Polresta Depok, Kamis (28/02/2019).

Lebih lanjut dikatakan, berkat keberhasilan kinerja anggota narkoba dalam peredaran narkoba berhasil menolong ribuan warga Depok dari masalah penyalah gunakan narkoba.

“Berdasarkan informasi dari BNN , wilayah Jawa Barat yang  paling banyak peredaran narkoba ada di Depok. Hasil survey terlihat dari keberhasilan anggota mengungkap banyaknya kasus narkobat,” jelasnya.

Sementara itu dari 35 pelaku yang berhasil ditangkap, ada tiga  orang diantaranya memilik paling banyak barang bukti jenis sabu.

“Ketiga orang itu yaitu TAA alias Aye (22), mahasiswa, warga Sawangan, dengan barang bukti sebanyak 374,68 gram sabu, EA dan RAS warga Sukmajaya, dengan  barang bukti 214,82 gram sabu, dan terakhir FS, pengangguran, warga Cinere dengan barang bukti s 121,6 gram sabu,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu pelaku TAA,  mahasiswa ekonomi semester lima dari universitas swasta yang ada di daerah Tangerang Selatan, beralasan menjadi kurir sabu untuk membiayai kuliah dan hidup sehari-hari.

“Pelaku FS merupakan pemain lama yang sempat vakum kembali  dan kembali menerjuni peredaran narkoba.  Sedangkan TAA yang tinggal bersama kakeknya menjadi kurir sabu untuk  kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya. “Para pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 1 yo 112 ayat 1 UU RI no.35 tahun 2009 ttg kedapatan dan menguasai narkotika gol 1 jenis sabu ancaman pidana 20 tahun,” (AG/AR/Maspolin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *