Maspolin.id

Diduga Palsu, Pabrik Jamu Beromzet Rp 500 Juta Digerebek Polisi

Cilacap, Maspolin.id – Sederetan produk jamu yang diduga palsu itu menarik perhatian, karena nama merknya aneh-aneh. Seperti Kopi Cleng, Xian Ling, Reximal, Miramax, Lasmi, Okura, Urat Kuda, Africa Blank Ant, Gali-Gali, Tawon Liar, Cobra, Tiger-X, dan Greng Joss.

“Jamu ini memang terdiri dari berbagai merk, tetapi bahan bakunya sama yakni serbuk jahe ditambah cabai Jawa dicampur zat kimia terlarang,” ujar Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto saat gelar perkara di Mapolres, Jumat (8/3/2019).

Jamu-jamu ini dibuat dalam skala besar dengan produksi rumahan (home industry). Produksi model seperti ini dalam beberapa tahun terakhir sangat marak di Cilacap, namun hasil produksinya dilempar ke luar Cilacap berdasarkan pesanan, dan tersembunyi.

Namun, Sat Narkoba Polres Cilacap sudah mengendusnya dan telah menangkap satu orang pelaku berinisial SG (41), si pembuat jamu palsu.

Seperti diungkapkan Kapolres, petugas juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku untuk membuat jamu palsu. Jumlahnya sekitar ribuan.

Hebatnya lagi, SG sudah melakukan pembuatan jamu palsu ini sekitar satu tahun lebih.

SG membuat jamu palsu ini dengan menggunakan bahan campuran obat yang tidak sesuai dengan aturan kesehatan.

Dan, dia akan dijerat dengan Pasal 196 jo Pasal 98 jo 2 dan ayat 3 sub Pasal 197 jo Pasal 106 ayat 1 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Serta dihukum di atas lima tahun penjara.

Warga Jalan Jeruk Manis RT 05 RW 01 Desa Kedawung, Kecamatan Kroya ini memang tidak sendiri dalam melakukan pemalsuan jamu. Tetapi, beberapa pekerjanya dijadikan saksi untuk proses selanjutnya.

Kepada petugas, SG membenarkan jika jamu yang dia produksi berbahan baku sama.

“Untuk jamu penambah stamina dicampur obat kuat yang beredar di pasaran, yang dibeli dengan cara online,” ucapnya.

Menurut dia, pabrik beroperasi sudah satu tahun dengan omzet per bulan Rp 500 juta.

“Selama ini jamu palsu berbagai merk itu sudah dipasarkan di luar Jawa,” imbuhnya.

Ditegaskan Kapolres, terbongkarnya kasus ini karena ada laporan dari masyarakat jika di Kecamatan Kroya terdapat sebuah pabrik yang diduga memproduksi jamu palsu.

“Kita segera melakukan penyelidikan. Awalnya kita menemukan bukti adanya pembuatan jamu palsu, sehingga dilakukan penggerebekan. Pemilik pabrik langsung kita amankan, pekerjanya kita jadikan saksi,” tandas Kapolres. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *