Maspolin.id

Kades Padang, Berikan Motivasi Berkarya Pada Warganya Dengan Beternak Ayam Joper

Bojonegoro,Maspolin.id – Di balik kondisi perekonomian yang semakin sulit, angka pengangguran semakin tinggi yang tidak seimbang dengan jumlah lapangan kerja, sementara skil maupun SDM individu terbatas, ada potensi lain yang dapat dijadikan alternatif lain tetapi dapat juga dijadikan sebagai jalan keluar dari permasalahan tenaga kerja.

Hal ini tak hanya dirasakan oleh sebagian Masyarakat Bawah Saja namun ada juga sebagai pejabat Desa seperti Kepala Desa yang sudah memiliki Gaji tetap dan tunjangan pun juga merasakan hal yang sama. 

Hal ini dilakukan oleh Subagio selaku Kepala Desa Padang Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, disela-sela tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat tidak canggung-canggung dirinya juga menggeluti Hobi yang kemudian menjadikan hobi tersebut sebagai penambah Keuangan dalam menambah Omset dalam perekonomian rumah tangganya.

Inisiatip membangun usaha Ternak Ayam Jawa Super terbesit di dalam pemikiran Subagio, gagasan ini muncul setelah melihat Hasil ternak teman temannya yang bisa merubah dan menambah Omset penghasilan. 

Awalnya Subagio mencoba Membuat Kandang dengan Ukuran 8 x 4 dan di isi dengan bibit Ayam Joper Yang ia beli dari Kota Kediri sebanyak 100 Bibit ayam dengan harga Rp. 630.000.

Namun setelah dirasa Dan dilihat Prospek dan pemasarannya yang bagus dan menguntungkan, ia beli lagi bibit Ayam Joper sebanyak 100 Ayam, hingga saat ini ayam jopernya sudah 200 ayam dan berusia 58 hari. 

“Alkhamdulillah Awal Coba coba sampai sekarang Ayam Joper saya Sudah berusia 58 hari, Dan mudah mudahan Apa yang saya lakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi pemuda di Desa Padang untuk Bisa berkarya dan menghasilkan Uang demi memenuhi Kebutuhan Hidup sehari hari, ujar Kades. 

Masih kata Kades kepada Media ini mengungkapkan untukĀ Masa panen ayam Joper Normal 2 bulan dan untuk makanan nya dengan estimasi perĀ 100 ayam estimasi Pakan Konsentrat 2 kwintal dan kadang di campur dengan Dedaunan.

“Untuk makanannya Kita atur per 100 ayam 2 kwintal Konsentrat di tambah dengan Dedaunan, dan Untuk Minumnya di usia 1 -20 hari kita kasih vitamin setelah itu kita kasih rebusan Empon empon untuk memperlancar Pencernaan dan Pertumbuhan, Kemudian Setelah Panen untuk pemasaran Di datangi tengkulak atau pengepul perkg 30rb – 35rb tergantung kondisi ayam, Pungkas Kades.

Saat di tanya soal Pelayanan ke masyarakat, Kades Mengatakan Tidak ada Masalah pelayanan Tetap berjalan lancar, bahkan di saat melayani masyarakat beliau juga menyisipkan Sedikit pengarahan khususnya kepada Pemuda Untuk terus berkarya baik Dalam Hal Ternak maupun lainnya.

Agus Kuprit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *