Maspolin.id

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Dalam Kamar Penginapan Di Tebuireng

Jombang,Maspolin.id – Seorang perempuan ditemukan tewas disebuah kamar penginapan yang berada di Dusun Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (12/3/2019) pagi.

Perempuan yang tewas tersebut, bernama Hanita Amelia Trisna (30) seorang ibu rumah tangga asal Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kapolsek Diwek, AKP Bambang Setyo Budi menuturkan, korban pertama kali diketahui meninggal oleh suami korban sendiri saat bangun tidur, sekitar pukul 06.00 WIB. Dan kondisi korban pada saat itu, masih dalam kondisi bertutupkan selimut.

“Korban pertama kali diketahui meninggal oleh suaminya sendiri, saat bangun tidur. Didalam kamar, korban bersama suami dan kedua anaknya,” terang AKP Bambang.

Diketahui, korban bersama keluarganya menyewa dua kamar dipenginapan itu. Satu kamar korban tempati bersama suami dan anaknya, sementara satu kamar lagi digunakan ibu dan saudara kandungnya. Kedatangannya ke Jombang, keluarga korban menerangkan bahwa sedang mengantar Hanita menjalani pengobatan alternatif pada salah satu tabib di Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang.

Karena sebelumnya Hanita sedang menderita stroke, kedua kakinya lumpuh dan sering mengeluh pusing. Dan korban bersama keluarganya sudah dua hari menyewa penginapan tersebut, dan sudah dua kali pula mendapatkan pengobatan.

“Menurut pihak keluarga korban sudah dua kali mendapatkan pengobatan. Namun selama pengobatan itu koban tidak diberi obat, hanya diberi doa saja. Dan pada pagi harinya ditemukan sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Pihak kepolisian dari Mapolsek Diwek yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi dibantu petugas Inafis dari Polres Jombang, untuk melakukan olah TKP. Petugas kepolisian pun memasang garis polisi di depan pintu kamar korban dan mengevakuasinya ke rumah sakit. Hasilnya, Polisi tidak menemukan bekas penganiayaan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan, korban meninggal murni karena sakit yang dideritanya. Keluarga pun meminta agar jenazah tidak diotopsi dan langsung diterbangkan ke rumah duka,” Pungkas AKP Bambang Setyo Budi.

Jajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *