Maspolin.id

Satreskrim Polres Jombang, Tangkap Empat Pelaku Curanmor Yang Masih Berstatus Pelajar

Jombang,Maspolin.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di sejumlah tempat di Kabupaten Jombang. Ironisnya, empat orang pelaku curanmor yang berhasil ditangkap polisi, masih dibawah umur dan berstatus pelajar.

Keempatnya MN (16), ABH (15), serta PRA (16). Ketiga pelaku tersebut, berasal dari Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Sedangkan satu pelaku lagi, yakni ISA (15) berasal dari Desa Tinggar, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.

“Keempat pelaku yang berhasil ditangkap ini masih dibawah umur dan berstatus pelajar, mereka spesialis pencurian motor di tempat tontonan hiburan kesenian bantengan,” terang Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (02/4/2019) siang.

Penangkapan anggota sindikat pencurian motor ini terungkap, bermula dari kejadian di wilayah Dusun Gedangkeret, Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Minggu (24/3/2019) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB.

Pada waktu itu, salah satu korban yang sedang asik menonton hiburan bantengan bermaksud akan pulang kerumahnya, saat menjelang magrib.

Dimana sebelumnya, korban yang mengendarai motor Honda C 70 itu memarkir kendaraannya tidak jauh dari lokasi hiburan. Namun, korban terkejut saat akan pulang motor miliknya sudah tidak ada ditempat semula.

Korban pun berusaha mencarinya, tapi tidak ketemu. Justru, pada saat korban mencari malah berpapasan dengan penonton lainnya yang mengaku kehilangan Honda C 70, sama seperti dirinya.

“Jadi, saat itu ada dua orang yang melapor telah kehilangan motor Honda C70,” kata Kasat.

Mendapat laporan itu, Anggota Resmob Satreskrim Polres Jombang segera melakukan penyelidikan, hingga akhirnya Anggota Unit Resmob Polres Jombang berhasil meringkus pelaku di ruamahnya, yang berada di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang, pada Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku mengincar sepeda motor milik korban yang tidak terkunci atau protolan saat ada tontonan, seperti pertunjukan kesenian bantengan. Begitu ada sasaran, pelaku kemudian mengambil sepeda motor itu, dengan cara di mendorong untuk menjauh dari lokasi motor yang terparkir.

Setelah berada di tempat yang dirasa aman, pelaku kemudian mengidupkannya dan membawa kabur sepeda motor tersebut.

“Para pelaku ini cukup licin dalam menjalankan aksinya. Bahkan dari pengakuannya, mereka sudah delapan kali beroperasi,” imbuhnya.

Sedangkan motif para tersangka, nekad melakukan aksi pencurian, karena tergiur dengan iming-iming dari temanya, untuk mendapatkan uang banyak. “Mereka tergiur mendapatkan uang banyak, sehingga tertarik untuk bergabung dengan temannya,” ungkap Kasat Reskrim Azi Pratas.

Lanjut Kasat Reskrim, selain meringkus para pelaku, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 sepeda motor jenis Honda C70, 1 sepeda motor jenis Vega, serta 2 motor Honda C70 dalam kondisi protolan.

“Saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap keempat pelaku. Pelaku dijerat Pasal 363 dengan ancaman 9 tahun kurungan penjara,” pungkas AKP Azi Pratas Guspitu.

Jajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *