Maspolin.id

Panglima TNI dan Kapolri Silaturahmi Kebangsaan di Pondok Pesantren

Cilacap, Maspolin.id – Usai meresmikan monumen pesawat di Alun-alun Banyumas dan bersilaturahmi dengan pengurus Pondok Pesantren Tanbihul Ghofillian bersama tokoh ulama wilayah Banyumas, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri yang diwakili Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto dan rombongan bertolak ke Cilacap.

Di Cilacap, Panglima juga akan bersilaturahmi dengan pengurus Ponpes Al Ihya Ulumaddin, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (6/4/2019).

Panglima akan memberikan paparan tentang Kebangsaan kepada para santriwan dan santriwati ponpes.

Setiba di halaman ponpes, rombongan di sambut KH Imdadurohman Al Ubudi, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji serta pengurus dan para santri dengan diiringi lantunan shalawat badriyah.

Panglima didampingi beberapa tokoh ulama yang selalu melekat di setiap kunjungan kerja diantaranya KH Mustofa, Pengasuh Ponpes Cirebon, Habib Alwi dan Cak Sunanto, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, serta Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Efendi, dan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono.

Dalam pidato kebangsaannya, Panglima TNI mengatakan bahwa dalam setiap kunjungan ke wilayah, dia selalu menyempatkan diri bersilaturahmi dengan ulama, kiai, ustadz, dan berkunjung ke pondok pesantren. “Karena pondok pesantren merupakan samuderanya ilmu pengetahuan, yang menjadi tempat dibentuknya manusia berakhlak yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” ujar Panglima.

Namun, tegasnya, yang paling penting adalah pondok pesantren adalah bentengnya NKRI. Yang maknanya yaitu sebagai tameng terhadap ancaman yang dapat mempengaruhi dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *