Maspolin.id

Wawancara eksklusif Maspolin News Dengan Prof Romli Atmasasmita

WADAH PEGAWAI BIANG KEROK KERUWETAN DI KPK

Diawali oleh sejumlah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengirim petisi kepada pimpinan KPK pada 29 Maret 2019. Pembuat petisi, yang terdiri atas penyidik dan penyelidik, itu mengungkapkan pelbagai hal di bagian penindakan yang justru mereka anggap merintangi tugas pemberantasan korupsi, seperti pengembangan perkara lebih tinggi, kejahatan korporasi, dan tindak pencucian uang.

Mereka juga mempersoalkan direktur penyidikan KPK yang saat ini dijabat oleh Brigjend Pol Firly yang dikatakan merintangi upaya-upaya penyelidikan dan penyidikan.

Beberapa hari setelah terbitnya petisi tersebut yang ramai di beritakan tersebut, saya dihubungi oleh Irjend Pol (Purn) Sisno Adiwinoto yang membuat Surat Terbuka menjawab petisi tersebut. Maspolin memuat Surat Terbuka tersebut yang akhirnya viral dikutip oleh berbagai media.

Seminggu setelah Surat Terbuka dari pak Sisno viral, beliau menghubungi saya dan mengatakan bahwa Prof Romli minta untuk di wawancarai terkait kasus diatas.
Saya menghubungi Prof Romli dan akhirnya saya memutuskan untuk mengirim Redaktur Pelaksana Maspolin Arief Yuswandono untuk mewawancarai beliau dikantornya di Kuningan.

Siapakah Profesor Romli?
Romli merupakan anggota Tim Perumus Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Undang – Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Saat ini aktif mengajar di beberapa Universitas di Indonesia.

Hari ini, Rabu 15 Mei 2019, Arief mewawancarai Prof Romli untuk Maspolin satu2nya media yang diberikan waktu untuk topik menjawab petisi karyawan KPK tersebut.

Mari kita tunggu Arief yang sedang menyusun hasil wawancaranya.

S Stanley Sumampouw
Pemred Maspolin News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *