Maspolin.id

Pemuda Asal Mojokerto Diringkus Polisi, Saat Memberikan Pil Koplo Ke Teman Wanitanya Di Mojoagung

Jombang,Maspolin.id – Seorang pemuda asal Kabupaten Mojokerto, berhasil diringkus petugas kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (17/5/2019) sekitar pukul, 15.50 WIB. Saat sedang melakukan transaksi narkoba jenis pil doubel L, dengan teman wanitanya.

Pemuda tersebut bernama Romy Fajar Prasetyawan (23), warga Dusun Gambiran Rt 14 Rw 02, Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Dirinya ditangkap petugas, di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Khoirudin mengatakan, penangkapan tersangka, berawal dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkoba jenis pil koplo di wilayah hukumnya. Dari laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan.

Tidak lama berselang, petugas mendapati gerak-gerik seorang pemuda yang mencurigakan sedang bersama teman wanitanya. Tak mau kehilangan buruannya, petugas kepolisian langsung menggerebek keduanya serta melakukan penggeledahan.

“Begitu digeledah, petugas mendapatkan 1 plastik klip yang berisi 40 butir pil doubel L. Barang terlarang tersebut didapat dari teman wanitanya, yakni Lisa Hariani yang disimpan di saku celana belakang sebelah kanan,” kata Kompol Khoirudin.

Lanjut Kapolsek, saat diintrogasi petugas saksi Lisa mengaku jika pil doubel L tersebut pemberian dari tersangka Romy Fajar Prasetyawan. Dari hasil keterangan itu, petugas lantas menggelandang tersangka Romy ke Mapolsek Mojoagung, guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan 40 butir pil doubel L, petugas juga menyita 1 unit HP merk Samsung J7 warna hitam yang di simpan pada saku celana belakang sebelah kanan, untuk dijadikan sebagai barang bukti.

“Pada saat ini, masih dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, dan kita juga melakukan pendalaman terkait kasus ini. Karena diduga, tersangka merupakan jaringan pengedar narkoba antar kota. Dan tersangka akan dijerat dengan Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas Kompol Khoirudin.

Jajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *