Maspolin.id

KAPOLRESTABES MEDAN PRESS RELEASE KASUS KEKERASAN DAN PENGRUSAKAN SMA NEGERI 5 MEDAN

Medan, Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Melaksanakan Press release Kasus Kekerasan dan Pengrusakan
Sekolah SMA Negeri 5 Medan yang dilaksanakan di Halaman Apel Polrestabes Medan jalan H.M Said No 1 Medan, Senin 20 May 2019.

Dalam Press release ini dihadiri Oleh Kapolrestabes Medan kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Kasat Reskrim Polrestabes Medan Akbp Putu
Yudha Prawira SIK MH dan Kanit Pidum Polrestabes Medan Iptu Said Husain,SIK.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan Kasus Kekerasan dan Pengrusakan di Sekolah SMA Negeri 5 ini ada 3 tersangka yang diamankan antara Lain :

1.AlFajri Muhammad Chaniago (19) yang beralamatkan jalan Dr Sofyan Padang Bulan Medan berperan mengumpulkan temannya dari Kelompok 234 SC Medan Area dan menyiapkan Batu untuk menyerang Kelompok OD Brotherhood dan Sl yang ada didepan Sekolah SMA negeri 5 Medan.

2.Lufti Hanif (18) yang beralamatkan jalan Rahmadsyah Gg E Medan berperan Menyiapkan Batu dan melakukan penyerangan Kelompok OD Brotherhood yang ada didepan SMA negeri 5 Medan.

3.Ahmad Fikri (18) yang beralamatkan jalan Rahmadsyah Gg F Medan berperan Menyiapkan Batu dan Melakukan Penyerangan Brotherhood yang ada didepan SMA negeri 5 Medan

Awal kejadian Pada hari Rabu 8 Mei 2019 Sekitar Pukul 02.00 Wib Pelapor An Drs Haris H Simamora(58)Kepala Sekolah SMA negeri 5 Medan jalan Karya Gg Ayem Medan menerima laporan dari penjaga sekolah bahwa sekolah SMA negeri 5 Medan dirusak oleh puluhan remaja yang menaiki sepeda motor sambil melempari 3 Kaca pintu utama dan 1 jendela yang mengakibatkan pecah dan mengalami kerugian ditaksir 20 Juta.

Mendengar adanya laporan tersebut Personil Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan dan dapat mengidentifikasi beberapa pelaku.Pada hari Kamis 16 Mei 2019 Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil menangkap 3 pelaku yang mengaku ikut serta melakukan pengerusakan sekolah SMA negeri 5 Medan.

Mereka melanggar Pasal 170 ayat (1 )Yo 406 KUHPidana.

Kami menghimbau agar Jangan mudah terprovokasi,jangan Mudah di adu domba dan dimanfaatkan orang lain.*

Novian Harhara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *