Maspolin.id

Edarkan Shabu ,Wanita hamil ini ditangkap Polisi

TULUNGAGUNG,Maspolin.id – Dua pengedar sabu di Tulungagung ditangkap polisi, Senin (20/5/2019) kemarin.

Dari tangan mereka petugas berhasil mengamankan narkoba jenis sabu. Ke dua warga Tulungagung itu terpaksa meringkuk di sel Mapolsek Kota Tulungagung.

” Dua orang kami amankan,dalam operasi Pekat kemarin . Mereka terbukti memiliki, menguasai, menyimpan dan mengedarkan narkotika golongan1 jenis Shabu ,” terang Akp Rudi Purwanto Kapolsek Tulungagung ,Selasa (21/5/2019).

Ironisnya lagi satu diantara dua tersangka yang diamankan Polisi adalah NL (24) yang dalam kondisi mengandung 9 bulan dan satu lsinnya adalah MSZ (22 ) ditangkap di dua tempat berbeda.

Untuk diketahui pengungkapan bermula saat polisi menerima informasi masyarakat, di salah satu jalan Desa Batokan Ngantru bakal ada transaksi narkoba.

Mereka pun melakukan penelusuran ke lokasi. Terntata benar sampai di sana tampak satu orang mencurigakan di tepi jalan.

“Petugas mengetahui 1 orang mencurigakan kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan Bukti berupa 1 ( satu ) poket shabu dalam klip plastik warna putih yang dimasukkan dalam bekas bungkus rokok gudang garam merah, 1 ( satu ) unit sepeda motor honda vario warna hitam merah Nopol W 5288 AS, 1 ( satu ) buah HP merk OPPO warna putih,” ungkapnya.

Saat diinterogasi MSZ adalah warga Dsn. Tebokan Rt 02 Rw 04 Desa. Boro Kec. Kedungwaru yang akhirnya mengarah petugas melakukan pengembangan ke TKP lainnya yakni di rumah NL (24 ) Dsn. Lemah Duwur RT: 01 RW: 01 Ds. Batokan Kec. Ngantru Kab.Tulungagung.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 ( satu ) Poket shabu, 1 ( satu ) timbangan digital merk Hunza warna silfer yang disimpan di antara tumpukan pakaian anak kecil yang disimpan dikantong plastik warna hitam” tambahnya .

Saat ini tersangka NL yang merupakan ibu dua orang anak ini dan barang bukti diamankan di Mapolsek Tulungagung Kota , untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk tersangka NL meskipun kondisinya mengandung 9 bulan Polisi akan tetap lakukan penahanan namun tetap kita hormati hak -haknya selama menjalani masa tahanan kita berikan layanan kesehatan dengan kita datangkan petugas kesehatan untuk memeriksa kondisi kehamilannya selama dalam tahanan “pungkas Kapolsek.

Pelaku diancam Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) , UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Soim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *