Maspolin.id

Surat Keprihatinan dari ISPPI (Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia) atas Ucapan Gubernur Sumut.

Pengantar Redaksi:

Belum lama ini kita mendengar beredar kata-kata Gubernur Sumatra Utara yang melontarkan ucapan yang tidak pantas soal larangan takbir di wilayah Sumatra Utara.
Akibat dari ucapan tersebut, Irjen Pol (P) Drs Sisno Adiwinoto MM-WaKetum ISPPI dan juga sebagai Pengamat Kepolisian mengirim surat keprihatinan kepada Gubernur Sumut untuk ucapan tersebut.
Atas surat keprihatinan tersebut Humas Pemda Sumut sudah melakukan klarifikasi bahwa Gubernur Sumut tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu alias Hoax. Klarifikasi dan bantahan tersebut, diantaranya, sudah dimuat di akun instagram Pemda Sumut, diantaranya.

Surat dari pak Sisno Adiwinata sebagai Waketum ISPPI tersebut dikirimkan oleh beliau langsung ke whatsapp pribadi saya (S Stanley Sumampouw – Red).

Berikut kami muat surat keberatan tersebut dan juga bantahan dari Humas Pemda Sumut.

*Kpd Yth. Bpk Gubernur Sumatera Utara.*

Assalamualaikum wwbr dan Salam Hormat.
Semoga Bapak dalam keadaan sehat wal’afiat.

Berdasar info dari http://www.law-justice.co/artikel/66700/gubrrnut-sumut-ancam-sumpel-mulut-polisi-dengan-granat.

Bahwa berita tersebut perlu dikonfirmasi kpd Bapak tentang kebenarannya, agar berita tersebut langsung dari sumbernya.

*Bila pernyataan tersebut benar adanya maka kami Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI) sebagai wadah atau organisasi profesi perpolisian indonesia menyatakan sangat prihatin dengan pernyataan tersebut krn tidak patut diucapkan seorang pejabat publik dalam hal ini Gubernur di depan khalayak ramai yang diliput oleh media.*

*Pernyataan tersebut selain merendahkan Profesi Kepolisian sekaligus juga menunjukkan betapa tidak arifnya Bpk sebagai seorang pemimpin yang seharusnya mau dan mampu menghormati serta mengayomi semua komponen profesi yang menjalankan tugas sesuai kewajiban dan tanggung-jawabnya.*

Sehubungan dg hal tsb, dengan kerendahan hati kami meminta kesadaran Bpk sebagai pemimpin untuk:

1. Secara terbuka menyatakan permohonan maaf terutama kepada petugas yang bersangkutan.
2. Ke depan agar lebih bijak lagi dalam berkomunikasi dengan semua komponen di daerah agar terwujud kerja sama yang lebih produktif.
3. Perlu juga menjadi perhatian kita bahwa perbuatan menghalangi petugas resmi dan sah yang sedang dalam melaksanakan tugas dapat diproses sebagaimana diatur dalam KUHAP dan KUHP.

Demikian untuk menjadilan perhatian.

Wassalam dan hormat kami.

*IrjenPol(P) Drs Sisno Adiwinoto MM-WaKetum ISPPI/Pengamat Kepolisian.*

Berikut bantahan dari Humas Pemda Sumut:

*Selamat Sore Jenderal.*

Mohon ijin melaporkan terkait berita berjudul “Gubernur Sumut Ancam Sumpal Mulut Polisi Pakai Granat” yang melarang takbiran bahwa fakta yg sebenarnya :

1. Pada Hari Selasa, *04 Juni 2019 pada pukul 20.00 wib* akan dilaksanakan Pawai Takbiran kendaraan hias sebanyak 138 unit dengan panitia Pemko Medan.

2. Sejak *pukul 17.00 wib* peserta pawai kendaraan hias dari masing2 kecamatan dan kelurahan tiba di Lap Merdeka dalam penyusunan tepatnya Jl. Pulau Pinang oleh personel lalu lintas dan Dinas perhubungan.

3. Pada *pukul 20.15. Wib* pelepasan pawai takbiran kendaraan hias di panggung di jl. Pulau pinang yang di hadiri oleh Bapak Guburnur Sumut, Kapolda Sumut, Pangdam I BB, Walikota Medan, Kapolrestabes Medan dan para pejabat utama masing instansi Porkominda Sumut.

4. Setelah di lepas pawai takbiran dilakukan pengawalan oleh personel satlantas polrestabes Medan dari titik START smpi FINISH di jalan inti Kota Medan dengan Route ( Jl. Pulau pinang – Jl Putri Hijau – Jl. Gatot Subroto – Jl. Iskandar Muda – Jl. Gajah Mada – Jl Sudirman – Jl. Brigjen Katamso – Jl. A. Yani – jl. Pulau pinang (finish )

5. Diperkirakan *pukul 20.45 wib* Setelah pelepasan Pawai Takbiran Bapak Gubernur langsung Kembali menuju kediaman pribadi almt JL. Karya Amal, Johor Medan.
( sesuai informasi personel pengawalan dari satlantas polrestabes Medan an. Aipda Melianta Meliala )

6. Selama kegiatan berlangsung dari penyusunan rangkaian pawai Takbiran kendaraan hias sampai pelepasan dan finish Personel Satlantas Polrestabes Medan bersama dinas perhub kota Medan melakukan pengaturan, penjagaan dan pengawalan lalu lintas.

7. Selama kegiatan berlangsung sampai hingga pukul 23.45 wib Situasi berjalan dengan lancar dan kondusif. *TIDAK ADA PERSONEL LALU LINTAS YANG MENDAPAT TEGURAN OLEH BAPAK GUBERNUR TERKAIT ADANYA PELARANGAN TAKBIRAN OLEH ANGGOTA POLISI*

8. Pada hari Sabtu 8 Juni 2019 *pukul 16.30 wib* Kasat Lantas menanyakan langsung ke Aipda Melianta agar tanyakan kepada Ajudan Bapak Gubernur.
Jawaban Ajudan Gubernur an. Faki ( IPDN)
Bahwa berita tersebut *HOAX* dan Gubernur tidak ada menyampaikan pernyataan tersebut.

9. Informasi Adc terkait pemberitaan tersebut Bapak Gubernur sudah mengetahui dan itu HOAX

Demikian Jenderal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *