Maspolin.id

TNI-Polri Cilacap Kembali Gelar Apel Gabungan, Laka Lantas Naik 36 Persen

Cilacap, Maspolin.id – Kembali, pasukan TNI gabungan dari Kodim 0703/Cilacap, Lanal Cilacap, dan Yonif 405/Suryakusuma, bersama anggota Polres Cilacap mengikuti apel.

Apel kali ini bertajuk Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2019 yang digelar Polres Cilacap di halaman Mapolres Cilacap, Kamis (13/6/2019).

Kegiatan ini dipimpin Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto dan Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo. Juga hadir Kapten Inf Agus Sudarso mewakili Dandim 0703/Cilacap.

Tampak hadir, Dansubdenpom Cilacap Kapten Cpm Tarjono, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan para tamu undangan.

Apel diikuti seluruh anggota Polri dan TNI yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2019, Dinas Kesehatan, Dishubkominfo, Satpol PP, Senkom Mitra Polri, Linmas, Pokdar Kamtibmas, serta potensi masyarakat lainnya.

Didampingi Danlanal, Kapolres Cilacap membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah, yang menyebutkan bahwa Apel Konsolidasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kesatuan Polda dan Kewilayahan pada hari ini, merupakan bagian dari proses manajerial yang penting untuk dilakukan dalam rangka berakhirnya kegiatan Operasi Ketupat Candi 2019 dan persiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Kapolda juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap personel di seluruh jajaran beserta instansi terkait, yang telah bersama-sama bekerja keras dengan penuh keikhlasan, meski dihadapkan pada berbagai dinamika situasi di lapangan, guna menjamin terlaksananya Operasi Ketupat Candi 2019, mudik Lebaran, dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H di wilayah Jawa Tengah sehingga berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Mengevaluasi kegiatan Operasi Ketupat Candi 2019, berbagai kejadian baik laka, tingkat fatalitas, pelanggaran lalu lintas, dan teguran mengalami kenaikan.

Dari data kegiatan Operasi Ketupat Candi 2019 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres Cilacap yang dihimpun di posko, tercatat kejadian laka lantas mengalami kenaikan sebesar 36 persen dari 11 kejadian pada Operasi Ketupat Candi Tahun 2018, menjadi 15 kejadian pada Operasi Ketupat Candi Tahun 2019.

Tingkat fatalitas korban meninggal dunia nihil, namun korban luka berat naik 100 persen dari 0 korban pada tahun 2018, menjadi 5 orang pada tahun 2019, dan korban luka ringan naik 16 persen dari 19 orang pada tahun 2018, menjadi 22 orang pada tahun 2019.

Sedangkan untuk pelanggaran lalu lintas, terjadi penurunan jumlah tilang dari 99 pada tahun 2018 menjadi 18 pada tahun 2019, dan teguran juga mengalami penurunan dari 300 teguran pada tahun 2018 menjadi 84 pada tahun 2019.

Untuk laka sendiri mengalami kenaikan sebesar 7 persen dari 324 kejadian pada Operasi Ketupat Candi Tahun 2018 menjadi 348 kejadian pada Operasi Ketupat Candi Tahun 2019.

Kapolres menambahkan, menjelang dilaksanakannya sidang Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2019 yang akan digelar perdana pada 14 Juni 2019, Polda Jateng bersama TNI dan instansi terkait siap mengamankan rangkaian proses sidang tersebut.

Kapolda berharap, semua pihak baik TNI-Polri, penyelenggara Pemilu dan semua pihak bergerak kompak agar rangkaian Pemilu berjalan damai.

Menurutnya, strategi yang paling utama adalah semua unsur terkait dalam pelaksanaan ini harus bersinergi, baik KPU, Bawaslu, kontestan, partai pendukung, TNI-Polri, massa, pendukung, pemerintah daerah, media, tokoh masyarakat, ini harus kompak.

“Kunci keberhasilan keamanan adalah soliditas dan sinergitas TNI-Polri. TNI-Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa sinergitas dan dukungan dari instansi dan seluruh lapisan masyarakat. Kita harapkan nuansa yang sudah harmonis selama ini tetap terjaga, sehingga kita saling mengisi dalam menjaga kamtibmas.” sebutnya. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *