Maspolin.id

Danramil Beri Materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Seminar Kebangsaan

Cilacap, Maspolin.id – Danramil 06/Kesugihan, Kapten Inf Sueb memberikan materi tentang wawasan kebangsaan dan bela negara kepada peserta Seminar Kebangsaan yang digelar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Al Ghozali Cilacap, di Auditorium Unugha, Kesugihan, Cilacap, Selasa (25/6/2019).

Kegiatan ini diharapkan bagi para peserta mampu mengambil nilai-nilai, tujuan, dan pemahaman wawasan kebangsaan dan bela negara agar sebagai generasi penerus bangsa mampu mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, mampu melestarikan budaya, menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 serta mampu menjaga identitas dan integritas bangsa dan negara.

Danramil menerangkan, bela negara adalah suatu tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh dan terpadu, serta dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Sebagai generasi penerus bangsa, penting adanya upaya dan tindakan nyata agar semangat patriotisme, persatuan dan kesatuan bangkit kembali di kalangan generasi muda,” imbuhnya.

Bela negara, kata Danramil, bukan hanya perang mengangkat senjata, tetapi bagi seorang pelajar atau mahasiswa bisa melalui belajar yang rajin, taat kepada aturan-aturan atau undang-undang, itu juga merupakan wujud bela negara.

Era globalisasi saat ini, selain membawa dampak positif juga membawa dampak negatif, sehingga perlu penanganan dan antisipasi, salah satunya melalui pembekalan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara kepada para pelajar.

“Pemahaman tentang empat konsensus nasional yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, juga harus benar-benar diamalkan dan dipedomani dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Dengan demikian, NKRI akan tetap tegak dan dihormati oleh negara lain, jelas Danramil.

Dengan adanya manfaat bela negara yang begitu vital dan prestisius terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, maka sangat perlu sosialisasi bela negara seperti ini dilakukan kepada semua elemen masyarakat. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *