Maspolin.id

Rakorda Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA Digelar

Cilacap, Maspolin.id – Rapat koordinasi rehabilitasi sosial korban NAPZA yang digelar Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah selama dua hari di Hotel Candi Indah Semarang,

Senin dan Selasa (24 dan 25/6/2019), diikuti 90 orang utusan dari Dinsos Kabupaten/Kota di Jateng, BNNK se-Jateng, lembaga dan panti rehab sosial di Jateng, Kejaksaan Tinggi Jateng, Polda Jateng, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, dan Kanwil Kemenkumham Jateng.

Dari Cilacap, Kasi Rehabilitasi BNNK Cilacap Gentur Widyo Sasono hadir di antara 90 peserta.

Hari pertama, rakor dibuka Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Rudy Apriyantono.

Pemaparan materi pertama kali disampaikan Ketua DPD Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram) Jateng, Havid Sungkar.

Kemudian materi Motivasi oleh dosen UKSW Salatiga, dan Optimalisasi Kegiatan Pencegahan, Pelayanan, dan Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA bagi Masyarakat/LSM dari DPD LPSI Jateng yang berakhir hingga puk 22.00 WIB.

Hari kedua materi tentang kewajiban pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba di masyarakat sesuai UU No 23 Tahun 2014 disampaikan narasumber dari Dirjen Rehabilitasi Kemensos RI. Dilanjutkan dengan Materi Strategi dan Upaya BNN dalam Rangka Pencegahan, Pemberantasan, dan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba.

Penanganan rehabilitasi penyalahgunaan NAPZA adalah kewenangan pusat (Kemensos) menurut UU No 23 Tahun 2014. Sedangkan menurut Permendagri No 12 Tahun 2019 untuk Daerah Provinsi Maupun Kabupaten/Kota disebutkan bahwa daerah berkewajiban untuk memfasilitasi, mendanai, dan merehabilitasi korban penyalahgunaan NAPZA.

Berkait adanya aturan yang berlaku, untuk Pemprov Jateng masih belum bisa menganggarkan sesuai Permendagri, karena masih ada UU No 23 Tahun 2014 yang secara hierarki peraturan perundang-undangan lebih tinggi dibanding dengan Permendagri No 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi P4GN.

Kegiatan berakhir pukul 13.00 WIB. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *