Maspolin.id

Personel Kodim Cilacap Ikuti Latgab Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Cilacap, Maspolin.id – Personel Kodim 0703/Cilacap di bawah pimpinan Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kapten Cba M Isa Saefudin mengikuti Latihan Gabungan Kesiapsiagaan penanganan bencana yang digelar Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah di Benteng Pendem, Cilacap, Jateng, Kamis (27/6/2019).

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah yang diwakili Kabid Linjansos Dinas Sosial Kabupaten Cilacap Sarjimo, Ketua Penyelenggara dari Dinas Sosial Kabupaten Cilacap Suwarni, Dinas Kesehatan Suwantoro, dan Ketua Forum Komunikasi (Forkom)Tagana Jateng Ady Candra, Pasi Ops Kodim 0703/Cilacap Kapten Cba M Isa Saefudin, Dinas BPBD Kabupaten Cilacap Arif dan Suwani.

Latihan gabungan diawali apel kesiapsiagaan yang diikuti para peserta dari berbagai instansi dan organisasi tangggap bencana masyarakat, diantaranya Satgaskom Cilacap, Tagana Taruna tanggap bencana Cilacap, BPBD Cilacap, MDMC Cilacap, Basarnas Cilacap, FPRB Giri Kencana Kelurahan Gunung Simping Cilacap, Koramil 01/Cilacap, Senkom Mitra Polri Cilacap, Sar MTA (Majelis Tafir Alquran) Cilacap, PMI Cilacap, Yayasan Siaga Peduli Cilacap, Karang Taruna Kelurahan Cilacap, Banser Bagana Cilacap, yang berjumlah 150 orang.

Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah melalui Kabid Linjansos Dinas Sosial Kabupaten Cilacap Sarjimo mengatakan, tujuan pokok dari kegiatan Latgab Kesiapsiagaan Penanganan Bencana adalah untuk menjalin sinergitas antar komponen, sehingga tercipta koordinasi antar instansi dalam upaya peningkatan pengetahuan penanggulangan bencana serta meningkatkan keterampilan para peserta/relawan, terkait kesiapsigaaan menghadapi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat.

“Perlu dicermati adanya perubahan paradigma penanggulangan bencana, konsep penanggulangan zaman dulu berbeda dengan zaman sekarang, paradigma penanganan bencana zaman dulu hanya bersifat tanggap bencana, tetapi sekarang penanganan lebih terencana, lebih siap siaga dan lebih fokus kepada pengurangan risiko bencana,” ucapnya.

Penanganan bencana, menurutnya, tidak hanya dilakukan dalam bentuk fisik saja tetapi dibarengi dengan penanganan korban bencana dari segi psikologis dan dilakukan secara berkelanjutan. “Baik selama maupun pasca bencana,” kata Sarjimo.

Kegiatan diisi dengan pembekalan materi tentang penanganan dan penanggulangan bencana yang disampaikan Suwani dan Arif dari BPBD Kabupaten Cilacap, selanjutnya dilanjutkan simulasi penanggulangan bencana yang diikuti oleh seluruh peserta/relawan yang hadir. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *