Maspolin.id

KUA DANDER DAN KUA SUMBEREJO GELAR BIMBINGAN MANASIK HAJI

Bojonegoro,Maspolin.id – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro menggelar Bimbingan Manasik Haji bertempat di Aula Pondok Pesantren Ar-Rosyid diikuti puluhan Calon Jamaah Haji (CJH) asal KUA Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Senin (08/07/2019).

Menurut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dander, Drs.H.Tadjudin mengatakan sebanyak 82 Calon Jamaah Haji (CJH) asal KUA Dander akan berangkat ke Tanah suci Makkah-Arab Saudi sedangkan 3 CJH cadangan serta 1 CJH meninggal dunia. Selain itu, ia berharap dengan kegiatan Bimbingan Manasik Haji tersebut para CJH dapat menjadi Haji Mandiri dan Haji Mabrur. 

“Supaya dengan kegiatan ini, para CJH dapat menjadi Haji Mandiri, yang tidak tergantung pada Jamaah lain atau petugas haji serta menjadi Haji Mabrur”.harapnya.

Sementara itu, bertempat di Aula  Madrasah Ibtidaiyah ( MI) NU Unggulan, Wali Songo, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sumberjo Kabupaten Bojonegoro, ratusan para Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro juga berkumpul mengikuti Bimbingan Manasik Haji yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Sumberejo, Senin (08/07/2019).

Dan menurut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Masbukhin Elya, total CJH dari KUA Sumberejo sebanyak 139 CJH tahun 2019, sedangkan 7 CJH cadangan, 1 meninggal dunia dan hingga kini belum ada dari pihak ahli warisnya yang menggantikanya. 

 “Alhamdulillah, antusiasme para CJH sangat tinggi mengikuti kegiatan ini, hal tersebut tampak dari tingkat kehadiran CJH, semua bisa hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai”. Katanya. 

Selain itu, ia berharap melalui kegiatan Manasik Haji ini, para CJH dapat menjadi Haji Mandiri dan Mabrur. “Supaya para CJH dapat menjadi Haji Mandiri, yang tidak tergantung kepada Jamaah lain atau petugas haji serta menjadi Haji yang mabrur”.pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai materi tentang ibadah haji disampaikan oleh para narasumber dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kesehatan, para tokoh agama yang sudah kompeten dibidangnya masing-masing. (eko S) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *