Maspolin.id

Sergap, Aplikasi Pintar Pengaduan Masyarakat

Cilacap, Maspolin.id – Usai gelar upacara memperingati HUT ke-73 Bhayangkara di Lapangan Cilacap Utara, Polres Cilacap bekerja sama dengan Pemkab Cilacap membikin terobosan kreatif yakni aplikasi Sergap (Sistem Emergency Gabungan Cilacap), yang bisa di-download dari ponsel android.

Aplikasi tersebut berfungsi memberikan bantuan darurat kepada masyarakat, seperti kecelakaan lalu lintas, kejadian kebakaran atau gangguan kamtibmas lainnya yaitu perkelahian, pencurian atau yang membutuhkan kehadiran Polri atau instansi terkait.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto saat launching aplikasi Sergap mengatakan, program ini bertujuan sebagai bentuk bakti Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Akhmad Nur Ari yang juga koordinator program Sergap menambahkan, jika masyarakat sudah mempunyai aplikasi Sergap di ponsel android. “Sekali tekan, aplikasi akan terhubung dengan operator di Polres Cilacap, yang akan menerima laporan pengaduan dari masyrakat secara nyata dan lokasi masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut, sehingga jika laporan tersebut hoax atau palsu, akan terpantau lokasinya,” jelas Kasat Lantas.

Dia menambahkan, laporan tersebut akan diteruskan ke dinas instansi terkait. Jika laporan tersebut berupa kecelakaan lalu lintas, kriminalitas atau gangguan kamtimbas, akan diteruskan ke piket fungsi di Polres atau Polsek setempat, atau ke dinas lain seperti Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinas PUPR, Jasa Raharja, Dinkes, dinas lain yang terkait.

Untuk itu, masyarakat bisa men-download aplikasi Sergap di Playstore, kemudian tinggal pilih opsi-opsi guna memudahkan masyarakat dalam menggunakan aplikasi untuk melaporkan kejadian kepada operator guna ditindaklanjuti.

Guna mendukung program tersebut, Polres Cilacap melibatkan piket fungsi Polres dan Polsek jajaran serta operator tetap yang bertugas menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat. Sedangkan untuk dinas instansi lain selalu siap melalui call center atau nomor telepon lain yang mudah dihubungi oleh operator, jika terjadi laporan dari masyarakat.

“Aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan pada masyarakat dalam mengkompulir setiap kali ada kejadian di lingkungan sekitar yang bersifat laporan terpadu, dimana Polres sebagai pusat komando yang kemudian diteruskan ke dinas terkait yang sudah terkoneksi, kemudian oleh operator diteruskan ke instansi terkait sesuai dengan laporan pengaduan,” pungkas Akhmad. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *