Maspolin.id

PERKUAT PERSATUAN INDONESIA BAKESBANGPOL JAWA TIMUR GELAR PENGUATAN PENGHAYAT KEPERCAYAAN

BOJONEGORO,Maspolin.id – Dalam rangka untuk menjaga kebersamaan, kerukunan dan persatuan serta kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI). Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik ( Bakesbangpol ) Provinsi Jawa Timur menggelar Sarasehan bertajuk, “Penguatan Penganut Penghayat Kepercayaan”, bertempat di Hotel
De Warna,Kabupaten Bojonegoro, Kamis (18-19 Juli 2019). 

” Terima kasih kepada narasumber dan Bapak/Ibu sekalian atas kehadirannya”.terang Agus Imantoro, Ketua Panitia di awal sambutannya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kebersamaan, kerukunan,kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Adapun kegiatan ini melibatkan setidaknya 100 peserta undangan dari perwakilan organisasi Penganut Penghayat Kepercayaan se-Jawa Timur. 

Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur,  Drs, Jonathan Judianto, M.MT dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Bidang  Integrasi Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Agus Sumantoro, S. E,  mengajak kepada para peserta undangan menjaga semangat persatuan kesatuan yang merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi usai Pilpres dan Pileg 2019 yang lalu, yang memicu ketegangan antar anak bangsa. 

” Untuk itu, kita harus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam upaya menjadi bangsa yang kuat, karena kita ini adalah bangsa yang besar”.jelasnya.

Menurutnya, Pancasila adalah berkah terindah dari Tuhan YME yang di anugrahkan kepada Bangsa Indonesia.  Selain itu, Pancasila juga berperan sebagai falsafah dan dasar negara serta menjadi fondasi Bangsa Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan Makmur.  Sehingga, Pancasila harus terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia. 

” Sudah sepatutnya Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan, hati dan pikiran setiap warga negara untuk meneguhkan semangat bersatu dan berprestasi”. 

Dalam sarasehan tersebut, beberapa penilaian dilakukan oleh narasumber meliputi pre test, bentuk dan materi permainan simulasi, keserasian, kekompakan maupun olah raga. 

Selain itu, seluruh peserta digembleng dengan berbagai materi diantaranya, materi Peran Penghayat Kepercayaan Dalam Menjaga Kebhinekaan, dengan Narasumber Nean Suoeryono,  S. H, M.H, Ketua Presidium Majelis Luhur Penghayat Pusat. Sedangkan, Materi ” Peran Generasi Muda Dalam Menyikapi Hati Speech Di Media Sosial” dengan Narasumber Otto Bambang Wahyudi, Ketua Presidium Majelis Luhur Penghayat Jawa Timur. Sementara untuk Materi “Melawan Intoleransi dan Radikalisme disampaikan oleh Tim Multikultiral. (eko S). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *