Maspolin.id

Tingkatkan Akselerasi Komunikasi Pembangunan, Kadis Kominfo Labuhanbatu Galang Kekuatan Pers

MEDAN,Maspolin.id – Untuk mengakselerasi komunikasi pembangunan di daerahnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Labuhanbatu, Muhammad Ihsan Harahap, S.T. berdiskusi langsung dengan praktisi maupun tokoh pers di Medan, Sabtu (20/7).

“Ini diskusi informal yang diinisiasi Pokja Humas Sumut (Kelompok Kerja Kehumasan Sumatera Utara). Tujuannya tentu untuk meningkatkan akselerasi komunikasi pembangunan di Labuhanbatu,” ujar Ihsan kepada wartawan, seusai kegiatan.

Semangat kuat Plt. Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe dalam mencapai visi maupun misi pembangunan, menurut dia, harus mampu disebarluaskan oleh aparatur pemerintahan kabupaten lewat metode komunikasi yang baik. Dengan begitu, masyarakat secara partisipatif dapat berperan menjadi bagian dari proses pembangunan, sesuai kapasitas masing-masing.

Diskusi tersebut dipandu Ketua Pokja Humas Sumut, Supriadi, S.E., M.Si. Berkesempatan hadir, mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Ch. Susilo Sakeh; mantan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumut, Syaiful Anwar Lubis; Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Edward Thahir; dan Pemimpin Redaksi Harian Metro 24, Indra Gunawan. Sementara, fungsionaris Pokja Humas Sumut yang juga berhadir adalah Sekretaris, Mirza Syahputra, S.E. dan Bendahara, Abdul Salim.

“Setidaknya, program-program perioritas yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Labuhanbatu harus bisa dipahami masyarakat. Ini membutuhkan teknik komunikasi massa yang disesuaikan dengan kearifan lokal di Labuhanbatu,” ujar Ch. Susilo Sakeh, wartawan senior yang lebih akrab disapa Choking dalam diskusi tersebut.

Sementara itu, Syaiful Anwar menyarankan agar Dinas Kominfo Labuhanbatu segera mengonsolidasi potensi-potensi lintas lembaga teknis. Sebab, dia mengaku sangat memahami bahwa dinas kominfo di hampir semua pemerintahan daerah memiliki keterbatasan sumber daya, terutama dalam hal pembiayaan.

“Dinas kominfo itu memiliki peran besar dalam upaya mensinergikan program pembangunan dengan aktivitas masyarakat. Maka, dinas-dinas lainnya harus memberi dukungan maksimal kepada dinas kominfo, jika ingin komunikasi pembangunan di Labuhanbatu berakselerasi baik. Kalau hanya mengandalkan sumber daya sendiri, saya yakin dinas kominfo akan kesulitan,” ungkap Syaiful, yang saat ini menjadi salah satu tenaga ahli Dewan Pers di Sumut.

Edward Thahir sendiri lebih menekankan agar Dinas Kominfo Labuhanbatu dapat membina hubungan kemitraan dengan kalangan media. Selain itu, dia berharap Dinas Kominfo Labuhanbatu memberi dukungan penuh kepada organisasi pers dalam upaya peningkatan kualitas jurnalis di daerahnya.

Seusai memandu diskusi, Supriadi yang juga menjabat Pembantu Dekan (PD) I Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (FE-UISU) mengaku mengapresiasi sangat positif upaya Pemkab Labuhanbatu ini. Menurut dia, informasi mengenai proses dan progres pembangunan memang seharusnya dapat diakses cepat oleh masyarakat.

“Upaya ini akan mendorong terjadinya komunikasi dua arah antara Pemkab Labuhanbatu dengan masyarakat. Upaya ini sangat positif. Pokja Humas siap membantu dengan segenap sumber daya yang ada, jika Pemkab Labuhanbatu membutuhkan tenaga-tenaga terampil bidang komunikasi,” pungkasnya.

Diketahui, Pokja Humas Sumut didirikan sejumlah praktisi pers, akademisi dan aktivis sosial untuk didedikasikan menjadi sebuah lembaga yang turut berperan memperkuat akses masyarakat di bidang informasi.

Novian Harhara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *