Maspolin.id

Kurangi Angka Kebakaran Hutan, Kapolsek Singgahan Ikuti Apel Siaga Dalkarhutla

Tuban,Maspolin.id – Kapolsek Singgahan Akp Ali Kanapi, Sh beserta sejumlah anggota mengikuti apel siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Tahun 2019 yang digelar oleh Perum Perhutani KPH Parengan. Sabtu (20/7/2019) pagi

Apel yang di pimpinan Administratur KPH Perhutani Tuban Badarudin Amin, Shut tersebut  berlangsung di petak 57 F Rph Kedungjambe Bkph Mulyoagung Kph Parengan yang dihadiri kapolsek Singgahan, anggota Koramil Singgahan, jajaran muspika Kecamatan Singgahan serta puluhan anggota dari jajaran Mandor Polter dari Perhutani KPH Parengan.

Dalam sambutannya, apel Siaga Dalkarhutla ini dimaksudkan untuk menyamakan langkah serta menyatukan tekad untuk bersinergi dalam menanggulangi jika terjadi kebakaran hutan dan lahan sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Nomor 32 Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk antisipasi pencegahan dari terjadinya kebakaran hutan konservasi agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. Selain itu pihak perhutani juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna memberikan pemahaman dan antisipasi dari terjadinya kebakaran.

dalam kegiatan tersebut secara simbolis ada penyerahan beberapa peralatan penanganan pemadaman api yang diberikan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kedungjambe dan Mandor setempat.

Selesai kegiatan sambil minum kopi yang sudah disiapkan perhutani Kph Parengan, Kapolsek Singgahan Akp Ali Kanapi, Sh mengatakan Penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat kita lakukan sendiri, melainkan harus dilakukan bersama secara sinergis oleh semua pihak baik itu petugas maupun masyarakat.

Sampai hari ini belum ada informasi atau laporan perihal kebakaran hutan Ke Polsek Singgahan.

“kepada seluruh masyarakat khususnya warga kecamatan Singgahan agar setiap kali melakukan pengelolaan lahannya tidak membuat api atau membakar bekas tanaman pertanian serta ranting pohon dikawasan hutan.” pungkasnya.

Ags/Hum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *