Maspolin.id

Sedang Asyik Pesta Sabu, Pedagang Ayam Dan Mie Beserta Satu Temannya Ditangkap Polisi

Jombang,Maspolin.id – Petugas kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Tembelang berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu-sabu, serta menangkap tiga orang pelaku yang sedang dalam pengaruh narkoba.

Ketiganya digerebek petugas, saat sedang asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumah yang berada di Dusun Kedungboto, Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 08.30 WIB.

Menurut Plt Kapolsek Tembelang, AKP Nanang Sujianto, ketiga pelaku yang mempunyai peran sebagai pengedar dan penguna narkoba jenis sabu-sabu tersebut berinisial AM alias Gembur (38), pedagang ayam asal Dusun Plosogerang, Desa Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang, sebagai pengedar. Kemudian, dua orang lainnya sebagai penguna yakni DAK (23), pedagang mie asal Dusun Kalijaring, Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Jombang, dan MAZA (19), pekerja serabutan warga Desa Pulorejo, Kecamatan Tembelang, Jombang.

“Penangkapan ketiganya berawal dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkoba diwilayahnya. Selanjutnya, anggota kami melakukan pengintaian dan benar saja kalau dilokasi tersebut sedang berlangsung pesta sabu. Kemudian, ketiga pelaku kita amankan ke Mapolsek beserta barang bukti,” kata AKP Nanang Sujianto (31/7/2019) siang.

Pada penangkapan tersebut, selain meringkus satu pengedar dan dua pengguna, anggota Reskrim Polsek Tembelang berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu dengan berat masing-masing 9,84 gram, 0,26 gram, dan 0,22 gram yang terbungkus plastik warna transparan. Dan juga, 1 timbangan elektrik warna hitam merk Camry, 1 botol kecil/bong yang terdapat 2 sedotan, 2 botol bekas minuman isotonik warna biru yang terdapat sedotan, 17 bungkus plastik cetik, 42 lembar plastik cetik. 13 korek api gas, 5 skop plastik warna hitam, 2 tutup botol warna hijau terdapat 2 lubang, 4 pecahan kaca pipet, serta uang tunai sebesar Rp 400 ribu.

“Saat ini, ketiganya kita tahan guna pemeriksaan, dan pengembangan guna membongkar pemasok atau jaringan yang berkaitan dengan ketiganya. Mereka dijerat Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas AKP Nanang Sujianto.

Jajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *