Maspolin.id

PLT Bupati Kudus Pastikan Tunjangan Guru Swasta Dan Madin Tetap Dilanjutkan

Kudus,Maspolin.id – Kudus 5 Agustus 2019. DPRD Kudus menggelar rapat Paripurna di gedung DPRD Kudus, yang di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Drs Elwani turut hadir juga Wakil Ketua Dua Dhedy Prayogo, Forkopimda Kudus, para Anggota DPRD Kudus serta OPD di Pemkab Kudus.

Dalam rapat paripurna tersebut PLT Bupati Kudus H M Hartopo memnyampekan struktur rancangan perubahan APBD Kabupaten Kudus tahun 2019. Hartopo memastikan tunjangan untuk kesejehteraan guru Swasta pada APBD Perubahan 2018 masih ada dan menjadi prioritas.

Hartopo juga mengatakan, untuk APBD Perubahan tahun 2019 untuk tunjangan guru Madin dan swasta masih menjadi prioritas selain itu juga untuk tunjangan Merbot Masjit dan Mushola juga akan di anggarkan di APBD Perubahan tahun ini.

“Untuk tunjangan guru Madin masih aman dan di lanjutkan, bahkan untuk Merbot malah mengalami kenaika. Penganggaran yang dulu 1 milyar, kini naik menjadi 2 milyar” ucap beliau.

Dengan lebih rinci Hartopo juga menyampekan strutur rancangan perubahan APBD Kabupaten Kudus tahun anggaran 2019, untuk pendapatan daerah tahun anggaran 2019 di targetkan sebesar Rp 2,097 trilyun. Target pendapatan tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 382,27 milyar di banding target anggaran perubahan sebelumnya sebesar Rp 1,714 trilyun.

Lebih lanjut PLT Bupati Kudus juga memberikan paparannya “Pendapatan asli daerah di targetkan mengalami peningkatan sebesar Rp 11,42 milyar sehingga menjadi Rp 335,18 milyar atau naik menjadi 3,53%, dana perimbangan pada perubahan di bulan ini di rencanakan sebesar Rp 1,316 trilyun meningkat sekitar Rp 253 milyar atau 23,82 %. Peningkatan ini sebagian besar untuk menampung pendapatan yang bersumber dari Dana Alokasi Kudus ( DAK )” ucap beliau.

Dalam rancangan perubahan APBD Kabupaten Kudus tahun anggaran 2019 belanja daerah yang terdiri dari kelompok belanja langsung dan tidak langsung di rencanakan sebesar Rp 2,259 trilyun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 444,68 milyar dari anggaran semula Rp 1,814 trilyun.

“Sementara untuk pembiayaan netto semula di anggarkan sebesar Rp 100,76 milyar bertambah sebesar Rp 61,42 milyar. Sehingga setelah perubahan menjadi Rp 162,17 milyar ” terangnya.

Dengan demikian Hartopo berharap pembahasan Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Kudus Tahun anggaran 2019 dapat berjalan lancar, dengan harapan proses penyusunan dan penetapannya sesuai dengan jadwal yang sudah di tetapkan. Sebab hal tersebut bisa berpengaruh pada batas waktu penyerapan program dan kegiatan” ucap beliau.

Reporter : Rudy Syafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *