Maspolin.id

Ketakutan Karena Dilaporkan Polisi, Kades Sambirobyong Kembalikan Uang Pemohon Sertifikat Melalui Perangkat Desa

Tulungagung,Maspolin.id – Warga Desa Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol Kabupaten mengeluh soal pengurusan sertifikat tanah yang tak kunjung selesai hampir tiga tahun bahkan dengan Pembayaran Pendaftaran yang melampaui Batas Peraturan yang sudah di cantumkan dalam Peraturan Program PTSL oleh BPN Tulungagung.

Selain Diduga Ada pungli dalam pelaksanaan PTSL di Wilayah Tulungagung tepatnya di Desa Sambirobyong juga Tidak adanya bukti kwitansi pembayaran.

Hal ini disampaikan oleh LM kepada Redaksi Maspolin melalui Saluran Watshaapnya mengatakan bahwasannya sempat juga permasalahan tersebut sampai menjadikan Amarah warga Desa Sambirobyong memuncak hingga melakukan Demo guna Menuntut Dibuatkan Kwitansi, namun Dari Pihak Panitia tidak dibuatkan.

Tidak hanya berhenti disitu saja, Menurut LM Kejadian tersebut juga Sempat Di laporkan ke Mapolres Tulungagung, memang saat itu diproses Pelaporannya tapi kembali Permasalahannya mentah tak ada kepastiannya.

Salah satu permasalahan Yang sangat mendasar adalah pemohon yang dulu menguruskan Sertifikat ke Pemerintahan Desa Sambirobyong dengan Biaya 4 sampai 10 juta sampai saat ini belum jadi dan pas ada Program PTSL pemohon tersebut di suruh ikut dan membayar lagi.

Namun entah karena apa, ketakutan terjadi dari pihak Kepala Desa yang pada akhirnya mau mengembalikan Uang pemohon yang sampai sekarang Belum jadi sertifikatnya dengan Di suruhnya salah satu perangkat desa Dan Pemohon tersebut didampingi oleh salah satu Lembaga.

” Mungkin Karena Takut Di pidana, dengan Suruhan Salah satu perangkat, Kepala Desa Mengembalikan Uang dua orang pemohon antara lain warga yang bernama Imam Sopingi dan Saudara Porwati warga desa Sambirobyong, Pungkas LM.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *