Maspolin.id

14.931 Lahan Sawah Alami Kekeringan, Petani Diminta Disiplin Saat Tanam Lagi

Cilacap, Maspolin.id – Kemarau panjang menyebabkan belasan ribu hektare sawah di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian (Dintan) Kabupaten Cilacap Supriyanto melalui Kasi Pertanian dan Produksi Tanaman Pangan Arif Fatoni mengatakan, luas lahan sawah yang mengalami kekeringan mencapai 14.931 hektare dalam kurun waktu satu tahun.

“Sebanyak 3.622 hektare sawah mengalami puso. Sedangkan sisanya tergolong ringan, sedang, dan berat. Dari jumlah keseluruhan yang mengalami kekeringan, bukan berarti seluruhnya mengalami puso,” imbuhnya, Kamis (5/9/2019).

Lahan sawah yang mengalami puso umumnya lahan sawah yang jauh dari saluran irigasi dan di sekitar lahan tersebut tidak ada aliran sungai yang bisa dimanfaatkan untuk memompa air.

Arif menerangkan, untuk wilayah yang mengalami puso berada di beberapa wilayah, diantaranya Kecamatan Gandrungmangu, Kawunganten, Kesugihan, Cimanggu, dan Cipari.

“Kecamatan Cimanggu paling parah hingga mencapai 995 hektare. Untuk lainnya seperti di Kecamatan Adipala masih ada lahan yang terselamatkan, dan tidak sampai mengalami puso. Meski kering, namun kondisi airnya masih bagus dan bisa untuk menyiram,” ungkapnya.

Untuk itu dia mengimbau petani agar pada saat ada air segera mengolah tanah dan menanam lagi. Hal ini, menurut dia, sebenarnya pihak dinas sudah melakukan sosialisasi ke petani-petani. “Hanya terkadang petani kurang memperhatikan hal itu. Mereka lebih banyak yang molor saat sudah ada air untuk memulai mengolah tanah lagi pasca panen,” tandas Arif.

Terkait musim tanam (MT) 1 mendatang, Arif mengatakan pada 15 September akan kembali memulai untuk wilayah timur Cilacap. Juga di wilayah Sidareja. (Estanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *