Maspolin.id

SATU JAMAAH BOJONEGORO SAKIT DAN SATU MENINGGAL DUNIA

Bojonegoro,Maspolin.id – Ratusan Jamaah Haji Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 telah tiba di Bojonegoro. Mereka tiba di halaman Pendopo Kabupaten Bojonegoro sekitar pukul 12.00 WIB, untuk Kelompok Terbang (Kloter) 73 dan kedatangan para Jamaah Haji tersebut secara langsung di sambut oleh Bupati Bojonegoro, Dr.Hj. Anna Mua’awanah di Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (12/09/2019).

” Selamat datang kepada para jamaah Haji, semoga dipenuhi keberkahan dan menjadi haji yang mabrur”.ucapannya dalam sambutannya. 

Selain itu, Bupati Bojonegoro ini berharap atas kedatangan para Jamaah Haji ini dapat memberikan energi positif bagi pemerintah dan terbina keluarga yang lebih harmonis.  

Namun ditengah haru kebahagian kepulangan Jamaah Haji tersebut,  dikabarkan seorang jamaah haji atas nama Sri Ambarwati yang tergabung pada Kelompok Terbang (Kloter) 74 harus lansung dilarikan di RSUD Sosodoro Djatikoesumo untuk mendapatkan perawatan dikarenakan menderita sakit. 

Hal tersebut di ungkapkan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Totok Ismanto.

Dirinya mengatakan meski tergabung di Kloter 74 namun kepulangan Sri Ambarwati jamaah haji asal Ledok Kota Bojonegoro yang sakit itu harus dipulangkan lebih dulu, sehingga saat tiba di Surabaya jamaah haji itu langsung dibawa ke ambulans untuk menuju ke RSUD Sosodoro Djatikoesumo.

“Jamaah haji tersebut mempunyai riwayat penyakit Diabetes Militus (DM), namun diduga sakitnya jamaah itu dikarenakan jamaah tersebut jatuh saat masih berada di tanah suci,” terangnya kepada Awak media, Rabu(12/09/2019).

Selain itu, terang Totok dilarikannya jamaah ke rumah sakit itu memang atas permintaan dari pihak keluarga langsung, sehingga saat tiba di Surabaya jemaah tersebut langsung dibawa ke ambulans.

Sementara itu, dari Kemenag Bojonegoro, Muhlisin Mufa membenarkan adanya salah satu jamaah haji kloter 74 atas nama Sri Ambarwati yang langsung dibawa ke rumah sakit Bojonegoro untuk mendapat perawatan.

“Dikarenakan sakit, kepulangan jamaah itu diikutkan pada klotet 73, sehingga saat tiba di Surabaya, jamaah itu langsung dibawa ke ambulan untuk mendapatkan perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesuma,”terang Kasubag TU, Kemenag Bojonegoro. 

Seperti diberitakan sebelumnya, total terdapat ada 1.286 jamaah haji  di tahun 2019. Terbagi 3 Kloter,  yakni Kloter 73, Kloter 74 dan Kloter 75serta semua Jamaah haji tiba pada Kamis, (12/09/2019).

” Dari jumlah itu, terdapat di Kloter 75 jamaah haji Bojonegoro yang meninggal dunia di tanah suciĀ  Makkah Arab Saudi di karenakan sakit”.ungkap Masduki, Plt. Kasi Haji Dan Umroh Kemenag Bojonegoro.

(ekoS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *