Maspolin.id

Balita Positif Covid-19 Dijemput di Kesugihan, Kini Kondisinya Stabil

Cilacap, Maspolin.id – Balita Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif Covid-19 dijemput petugas kesehatan dan dibawa ke RSUD Cilacap, Kamis (25/3/2020) sore.

Pasien balita laki-laki berusia 4 tahun tersebut beralamat di Desa Karangsari, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga.

Dia dijemput sekitar pukul 16.00 WIB di Dusun Wlahar, Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

Penjemputan yang memakan waktu sekitar 45 menit itu dihadiri Camat Kesugihan, Basuki Priyo Nugroho, Kapolsek Kesugihan, AKP R Gunung Krido Wahono, Kepala UPTD Puskesmas Kesugihan I, Adi Widjaya SKM, Danramil 06/Kesugihan, yang diwakili Sertu Rasidi, Kepala Desa Bulupayung, Ahmad Badari, dan perangkat Desa Bulupayung.

Pasien merupakan anak dari pasangan H (30) dan KH (28), keduanya warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga.

Disebutkan, anak ini pada Kamis (5/3/2020) bersama kedua orangtuanya pulang dari Jakarta menuju Desa Bulupayung, tempat tinggal orangtua ibundanya.

Berangkat dari Jakarta menggunakan kereta api dan berhenti di stasiun Maos. Dan diketahui anak tersebut sudah dalam keadaan demam sejak di Jakarta.

Pada Senin (16/3/2020), anak tersebut dibawa ke RSUD Cilacap dan mendapat perawatan medis, serta diambil sampel (swab) untuk dikirim ke Jakarta.

Kemudian, pada Kamis (19/3/2020) pasien pulang dan menjalani rawat jalan. Pihak keluarga langsung mengisolasi diri, tidak pernah keluar rumah, karena sesuai anjuran medis.

Dan pada Rabu (25/3/2020), hasil lab dari Jakarta menyatakan pasien positif Covid-19.

Untuk itu, pihak Dinkes Kabupaten Cilacap dan RSUD Cilacap melakukan penjemputan pasien dengan menggunakan ambulans 119 PSC (Public Safety Center) Dinkes Cilacap dengan sopir dan 2 petugas medis menggunakan APD sesuai SOP penanganan Covid-19 untuk selanjutnya dirawat di RSUD Cilacap.

Juga, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap kedua orangtua pasien dan tetangga sekitar rumah, dan harus menjalani isolasi guna pencegahan penyebaran virus Corona di wilayah Kesugihan.

Tim Cegah Corona Kesugihan melakukan tindakan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar rumah PDP Covid-19.

Saat penjemputan, warga selain petugas medis tidak boleh mendekat ke lokasi kediaman. Polisi tampak menjaga sekitar rumah hingga radius 100 meter.

Sementara, Bupati Cilacap, H Tatto Suwarto Pamuji, Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 19.00 WIB, mengumumkan satu PDP positif Covid-19.

Menurut Bupati dalam virtual conference-nya, RSUD Cilacap menerima info hasil tes Covid-19, yaitu PDP laki-laki berusia 4 tahun dari Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap dinyatakan positif.

“Kondisi pasien stabil,” kata
bupati. Tetapi masih menjalani perawatan di ruang isolasi, dan ditangani khusus oleh tim medis RSUD Cilacap.

“Kita segera lakukan contact tracking, serta karantina bagi yang pernah kontak dengan pasien, mungkin orangtuanya, saudaranya, tetangga, atau teman main dari pasien tersebut,” jelas Tatto.

Tatto juga menyampaikan, saat ini Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Cilacap ada 123 orang, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 21 orang, 9 orang negatif, sedangkan 11 orang masih menunggu hasil lab, 2 orang meninggal.

Bupati berharap, masyarakat Cilacap tetap tenang, tidak panik, dan waspada. Patuhi segala aturan dan imbauan yang telah ditetapkan pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, atau Pemerintah Kabupaten, diantaranya dengan cuci tangan sesering mungkin pakai sabun, makan makanan yang bergizi, jauhi kerumunan, dan keramaian orang.

“Terpenting adalah tetap di rumah, jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, dan segera periksakan ke puskesmas terdekat jika merasakan adanya gejala pilek, batuk, sesak nafas,” ungkapnya. (Awan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *