Maspolin.id

Biarkan Mereka Berbuat Apapun, Jika Hukum Negara Tidak Ia Pedulikan Biar Hukum Allah Yang Berbicara

OPINI – Pada 10 November lalu Habib Rizieq Syihab (HRS) mendarat di Jakarta. Kepulangan ini menciptakan dua respon kontradiktif. Sebagian percaya HRS akan mampu menciptakan perbaikan kesejahteraan rakyat. Sedangkan yang lain justru sebaliknya. HRS hanya akan membuat situasi Indonesia memburuk.

Menanggapi Isu Dan Tudingan Soal Polri dan Kegiatan HRS yang banyak di perbincangkan Di Dunia Maya saat ini bukanlah opini yang sudah Sering terjadi di negara kita.

Hal ini terjadi karena masyarakat hanya Melihat dari satu sisi soal Permasalahan ini, Disisi lain Mereka mengatakan Polri Tebang Pilih Hanya beraninya pada masyarakat kecil saja, Namun di lain sisi Pihak Polri dan TNI sebagai Garda Terdepan dalam menjaga Keutuhan Dan Kedamaian Serta Persatuan Dan Kesatuan NKRI sudah sangat melakukan Tindakan yang maksimal untuk mencegah peristiwa ini agar tidak terjadi, Namun Apa Daya Karena Polri dan TNI hanyalah Manusia biasa sama dengan Kalian Semua yang memiliki Banyak keterbatasan.

“Jika Hukum Negara yang sudah ada dan Mereka Abaikan biarlah Hukum Allah Yang berbicara nantinya, Ujar Brigjen Pol Dwi Setiyadi Sambil Menyeruput Kopi Hitam Yang Ia Buat sendiri.

“Kami hanya melaksanakan tugas sesuai Tupoksi Kami”….

“Selain diluar tupoksi kami sebagai Polri Kami tidak bisa melakukan apapun”…..

Lihat Atasan kami (Bapak Kapolri) juga sudah melangkah dan mengambil tindakan sesuai tugasnya dengan merombak bahkan Mencopot Kawan Kawan Kami yang dianggapnya Tidak Becus Bekerja……

Apa kalian masih menganggap kami pilih kasih dalam melaksanakan tugas…???

Sepenggal Kisah Dan Cerita Tambahan Di bawah ini semoga bisa membukakan Mata Kalian Semua…:

Dari kisah HRS dan adinda NM. Panggung sandiwara yg terkemas apik. Hanya Allah yg Maha Tahu. Kita hanya bersandar kpd Allah. Rekan saya menjelaskan dalam bukunya :

“The Power of Hijrah” Berubah, tinggalkan duniawi yang gemerlap untuk bersiap diri ketika kita saat ini masih diatas tanah dan seketika, sekejab bisa tanah yg diatas kita. Hijrahkan diri kita untuk menjadi orang yang cerdas, adalah ” mereka yang meninggalkan dunia sebelum meninggal dunia” dunia sementara dan akhirat selama nya.

Karena harta,pangkat, jabatan, kekuasaan dan lain lain semua akan kita tinggalkan dan kelak yang diminta pertanggung jawaban adalah “amalan” kita.

Keberkahan seorang hamba disisi Allah, ketika kita bermanfaat bagi sesama ” Khairunnas anfaauhum linnass”.

Akan Datang Kepada Manusia, Tahun Tahun Yang Penuh Tipu Daya, Dimana Pendusta Dipercaya dan Orang Jujur Di Dustakan, Pengkhianat Diberi Amanah Dan Orang Yang Amanah Dikhianati” (HR.Al-Hakim)

Opini Oleh : Brigjen Pol Dwi Setiyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *