Maspolin.id

Proyek Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Di Kecamatan Adiankoting Diduga Banyak Melanggar Ketentuan

Proyek Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Di Kecamatan Adiankoting Diduga Banyak Melanggar Ketentuan

Adiankoting, Maspolin.id—Setelah Bergulirnya Proyek PEN di kecamatan Adiankoting, Oknum kepala Desa menjadi peran sentral dalam pengawasan di wilayah Desa nya masing-masing.


Dari pantauan awak media di lokasi (25/11/2020) beberapa proyek banyak yang mencuri start agar target proyek bisa diselesaikan.dan banyak pelanggaran pelanggaran yang kita temukan di lapangan diantaranya :


1.Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
2.Plank Proyek Tidak ada di lokasi Proyek
3.Peralatan Alat Pelindung Diri APD tidak lengkap dan lain sebagainnya.


Yang paling mencolok, Proyek PEN yang melanggar Aturan banyak di bawahi Dinas Tarukim, Dinas Pertanian, Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan.


Ketika dikonfirmasi ke pihak terkait masalah pelanggaran diatas pihak PPK masing-masing dinas menyatakan bahwa semua persyaratan Izin kerja sudah lengkap dan sudah diberikan ke kontraktor pekerjaan tersebut, tetapi dilapangan hampir semua syarat dan ketentuan penegerjaan proyek hampir tidak ada ditemukan di lokasi.


Seperti temuan kita di beberapa titik seperti Di SD, SMP yang ada di kecamatan Adiankoting terkesan tidak mengindahkan teguran awak media dan cenderung tidak kooperatif ketika kita konfirmasi dan karena situasi sulitnya menghubungi pihak kontraktor sehingga awak media mempertanyakan ke PPK dan kepala dinas masing-masing yang membawahi Proyek tersebut.


Di Desa Tor Nauli kecamatan Adiankoting, terdapat bangunan Rabat beton ,Ruang sekolah tidak satupun yang membuat papan informasi Proyek,ketika kita konfirmasi ke pihak Pemborong (Kepala Desa Tor Nauli) jawaban dari oknum tersebut terkesan tidak memberi solusi dan terkesan bahasa yang tidak kooperatif, dan ketika awak media berkunjung ke lokasi proyek PEN yang ditangani Kepala Desa Tor Nauli dan awak media menyapa Kepala Desa tersebut, Kepala desa tidak membalas sapa an awak media. Maka dari itu kita meminta ke PPK Masing-masing Dinas lebih memastikan dan benar benar mengunjungi setiap proyek di bawah pengawasan masing masing PPK,agar Dana Pinjaman PEN ini benar benar dilaksanakan dengan benar sesuai RAP.


Dan Kepada Bapak Bupati Tapanuli Utara Bapak Drs.Nikson Nababan Msi agar memastikan kepada Oknum kepala Desa yang ikut ambil bagian dalam proyek PEN ini agar di tekankan agar bagaimana Proyek PEN ini bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan RAP.

Lamhot Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *