Maspolin.id

Nekat Palsukan Suket Rapid Tes Antigen, 3 Tsk Diringkus Polda Kalteng

MASPOLIN || Palangka Raya (Kalteng) – Gerak cepat dilakukan Polda Kalteng melalui Polres Kapuas dalam menindaklanjuti temuan surat keterangan rapid tes antigen di Pos Penyekatan Arus Mudik Jalan Trans Kalimantan Km. 12,5, Kapuas, Rabu (05/05/2021).

Tiga pria diamankan dan ditangkap sebagai terduga tersangka pemalsuan Surat Keterangan Rapid Tes Antigen di sebuah halaman warung Ketupat Kandangan, Jalan Trans Kalimantan Km. 12, Desa Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas.

Mereka yang diamankan diketahui berinisial MR (30) dan RR (30) yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, serta 1 orang lagi berprofesi sebagai tukang ojek online MB (26). Dari lokasi penggerebekan, petugas menemukan laptop berisi file surat keterangan pemeriksaan kesehatan Rapid Tes Antigen, satu lembar Surat Keterangan pemeriksaan kesehatan Rapid Tes Antigen asli.

Satu unit printer, lima lembar Surat Keterangan pemeriksaan kesehatan Rapid Tes Antigen palsu, uang tunai sebesar Rp 1.750.000, stample klinik bertuliskan Asy-Syaafi, sembilan buah antigen bekas, dan 40 unit antigen baru.

Disampaikan Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro, bahwa ketiga tersangka tertangkap tangan oleh petugas Kepolisian pada saat melakukan aktivitas atau kegiatan swab Rapid Tes Antigen terhadap para supir atau pengendara yang akan melintas atau masuk ke wilayah Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah.

Modus tersangka yakni membuat Surat Keterangan pemeriksaan kesehatan Rapid Tes Antigen palsu. Selanjutnya para terlapor dan barang bukti dibawa ke posko Covid-19 Kabupaten Kapuas dan ke Polres Kapuas guna proses hukum yang berlaku.

“Informasi awal didapat petugas dari supir truk yang semula disuruh putar balik karena tidak memilik Surat Keterangan Rapid Tes Antigen. Namun tak berapa lama kembali dan menyerahkan dokumen Kesehatan dalam waktu singkat,” katanya, Kamis (06/05/2021).

Eko menambahkan, hingga saat ini petugas masih melakukan penyidikan dan pengembangan kasus dugaan pemalsuan dokumen Surat Keterangan Rapid Tes Antigen tersebut.

“Jika terbukti, ketiga terduga tersangka dapat dikenakan dengan Pasal 263 atau Pasal 268 KUHP. Ketiganya sudah diamankan di Polres Kapuas,” tegasnya.

SARIDIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *