Di Ajak Kakak Angkat Dagang Sabu

ILIR BARAT – Maspolin.id|| Wanita berjilbab dengan nama Nur Hidayatin Ni’mah (22) langsung mengiyakan ketika diajak berbuat terlarang oleh kakak angkatnya, BN.

Ni’mah memang tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga langsung mengiyakan ajakan BN untuk berbisnis narkoba jenis sabu.

Namun, Ni’mah tidak mendapat keuntungan uang dari penjualan sabu milik kakak angkatnya itu.

Wanita berjilbab itu hanya diberikan kebebasan menggunakan sabu sepuasnya.

Bisnis haram yang dijalankan Ni’mah tidak berjalan lama. Baru satu bulan, Ni’mah sudah langsung digulung petugas Opsnal Polsek Ilir Barat.

Pelaku ditangkap di indekosnya Jalan Kancil Putih VII, Demang Lebar Daun Kecamatan IB-1, Sumsel.

Dalam penangkapan Ni’mah, polisi mengamankan sabu seberat 3,42 gram dalam dua bungkus kecil warna transparan di saku celana jeans di dalam lemari kamar tersangka.

“Saya cuma dititipkan sabu ini oleh kakak angkat (BN). Pembeli yang datang ke kosan dan uangnya saya serahkan semuanya ke dia. Namun, saya dijanjikan bisa memakai sabu sepuasnya,” ungkap tersangka Nur saat rilis kasus di Mapolsek Ilir Barat.

Wanita berjilbab bernama Nur Hidayatin Ni’mah saat di Mapolsek Ilir Barat. Foto: dok ogan ilir

Kapolsek Ilir Barat Kompol Roy A Tambunan mengatakan pengungkapan kasus bermula saat petugas menerima informasi terkait aktivitas mencurigakan di indekos tersangka.

Tersangka kerap melakukan transaksi narkoba di sekitar wilayah Kancil Putih.

“Petugas pun langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka berikut barang bukti sabu-sabu. Pengakuan dari tersangka dia hanya diminta menjual dengan upah diiming-imingi memakai sabu sepuasnya,” ungkap Roy.

Tersangka dijerat pasal 144 ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. (kms/oganilir)

Sumber: jpnn.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.