Cilacap, Maspolin.id – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa Terpilih masa jabatan 2019-2025 hasil Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang III Tahun 2019 digelar di Pendopo Wijayakusuma Sakti, kompleks Pemkab Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2019).
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Asinten III Sekda Cilacap Indro Cahyono, Kepala Dinas Perikanan Ditiasa Pradipta, Kepala Diskominfo M Wijaya, Kepala BPPKAD Warsono, Kepala Kesbangpol Sadmoko Danardono, dan Camat se-Kabupaten Cilacap.
Juga hadir Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Danlanal Cilacap yang diwakili Kasatbek Lanal Kapten Laut (S) Suwanta, serta para Danramil jajaran Kodim, dan Kapolres Cilacap diwakili Kasubbag Progar Bagren AKP Suwoyo.
Usai dilantik dan disumpah oleh Bupati Cilacap, ke-177 kepala desa terlantik menandatangani berita acara sumpah jabatan, dilanjutkan penyematan tanda jabatan dan penandatanganan berita acara serah terima kepala desa.
Bupati Cilacap atas nama pribadi dan Pemkab Cilacap mengucapkan selamat dan sukses kepada kepala desa terlantik.
“Pelantikan kepala desa bukan hanya sebatas pelantikan perangkat pemerintahan di tingkat terbawah, namun juga sekaligus menegaskan dan mengemban tanggung jawab sebagai pemangku kuasa dan kewajiban untuk menguruş, merawat, dan mengembangkan entitas masyarakat kita,” ucap Bupati.
Tatto melanjutkan bahwa amanah yang sudah dipercayakan ini bukanlah sebatas kebanggaan, bukanlah sebatas kekuasaan, bukanlah sebatas otoritas politik formal yang berkonsekuensi pada pertanggungjawaban formal semata, namun juga berkonsekuensi moral yakni sesuatu yang harus dipikul dengan penuh tanggung jawab, dan sesuatu yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Untuk itu dia berpesan, agar menjalankan tanggung jawab dengan tetap bersandar pada nilai-nilai integritas, bersandar pada fakta-fakta, bersandar pada kondisi-kondisi material. “Di saat yang sama untuk tetap teguh dan menjaga kebaikan menuju kesejahteraan bersama,” tandasnya.
Sementara, menanggapi pelantikan ke-177 kepala desa di Cilacap, Dandim mengatakan bahwa desa merupakan tempat dimana tumbuhnya nilai, budaya, tradisi, karakter, ciri, dan perilaku.
“Kita tidak boleh sedikit pun mengalihkan pandangan dari desa, tidak boleh mengabaikan keberadaan dan faktor-faktor yang ada di desa. Semuanya harus berangkat, bertumpu, serta bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Wahyo.
Menurut dia, kepala desa memiliki peran besar dalam menjaga kondusiviitas masyarakat dan menjaga ketertiban umum bersama unsur TNI dan Polri yang ada di kewilayahan, serta menjaga kohesi di tengah-tengah masyarakat sehingga kita telah berhasil melalui proses demokrasi secara sehat dan berlangsung dengan baik.
“Semoga ke depan kepala desa terlantik mampu menjalankan amanah warganya dengan baik,” tutur Dandim. (Estanto)










